21 Maret 2016

Mentoring Petani ala PKS Boyolali


Boyolali (20/3) - Kata mentoring sudah tidak asing dalam dunia pendidikan. Mentoring biasanya merupakan kegiatan asistensi agama Islam. Namun bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali, mentoring kali ini dibuat berbeda, yaitu mentoring petani.

Pada Minggu (20/3), bertempat di Aula Lt 2 kantor DPD PKS Boyolali, berkumpullah 41 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Boyolali. Mereka datang dalam acara mentoring petani PKS Boyolali. Seperti halnya mentoring, petani tersebut dikelompokkan dalam 4 jenis kelompok usaha pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, pengolahan hasil pertanian dan peternakan. Masing-masing kelompok  didampingi oleh pementor. Pertemuan mentoring dilaksanakan minimal sebulan sekali. "Mentoring petani ini adalah program PKS untuk petani, target peserta mentoring adalah meningkatkan kapasitas, kualitas dan level usaha Petani" Terang Wawan selaku koordinator mentoring petani.

Salah satu peserta dari Ampel, Joko Purnomo menuturkan, "Saya di rumah beternak sapi. Senang ikut mentoring ini karena membahas masalah teknis petani" Petani merasa terbantu dengan program ini.

Bagi petani yang belum bergabung dengan mentoring petani dapat mendaftar melalui kantor DPD PKS. "Kami berkomitmen untuk memajukan pertanian di Kabupaten Boyolali. Di tengah perhatian pemerintah yang kurang terhadap petani maka PKS akan selalu bersama petani " Pungkas Nur Arifin selaku Wakil Ketua DPD PKS Boyolali.