Topik Pilihan

TOPIK PILIHAN

BERITA TERKINI

Jumat, 17 Agustus 2018

Amanat Presiden PKS di Upacara Kemerdekaan HUT ke-73 RI

Upacara HUT RI ke 73 di DPP PKS

AMANAT PRESIDEN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
TENTANG
PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-73
“MENANG BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK”
Assalaamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh,
Saudara-Saudaraku, Keluarga Besar Partai Keadilan Sejahtera
  1. Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Pena sejarah telah menuliskan dengan penuh bangga bahwa 73 tahun yang lalu, Dwi Tunggal Soekarno-Hatta dengan dukungan seluruh rakyat Indonesia, telah sukses memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia.

  1. Sejak saat itu, bangsa Indonesia telah lahir sebagai bangsa yang merdeka dan bebas menentukan arah perjalanannya sendiri tanpa campur tangan dan kendali negara lain. Kita semua patut bersyukur kepada Allah Swt, bahwa hingga detik ini, Republik Indonesia tetap tegap berdiri, menjadi salah satu bangsa yang perannya diperhitungkan di pentas dunia.

  1. Para pendiri bangsa ini telah mewariskan kemerdekaan ini kepada kita dengan darah dan air mata. Jangan pernah kita menyia-nyiakannya. Tugas kita adalah menunaikan janji-janji kemerdekaan yang telah mereka proklamasikan. Tugas kita menunaikan semua janji-janji kemerdekaan yang telah tuliskan dalam pembukaan konstitusi UUD 1945;

Apa janji-janji kemerdekaan itu? (1) melindungi seluruh tumpah darah Indonesia; (2) memajukan kesejahteraan umum; (3) mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (4) dan ikut serta dalam menjaga ketertiban dan kedamaian dunia. Seluruh janji kemerdekaan tersebut telah ditetapkan sebagai VISI-MISI Partai Keadilan Sejahtera dalam AD/ART Partai.

  1. Bagi PKS, seluruh konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika telah selesai. Saatnya kita membuktikan secara nyata dalam amal perbuatan kita di keseharian kehidupan kita semua. Cinta tanah air bukan dengan kata-kata, tapi dengan kerja nyata. Saatnya kita berkarya, bukan hanya berkata-kata. Ayo Lebih Baik! Merdeka! Allahu Akbar!

Saudara-Saudaraku yang Dirahmati Allah Swt,
  1. Tahun 2019 sudah di depan mata. Kita telah melalui bersama perhelatan kompetisi Pilkada serentak tahun 2015, 2017 dan 2018. Ada banyak kemenangan yang kita raih meskipun tidak sedikit kekalahan yang juga kita terima. Adalah sebuah hal yang wajar dalam kompetisi politik, kadang menang kadang kalah.

  1. Bagi PKS yang terpenting  adalah memastikan bahwa kemenangan yang kita dapatkan adalah kemenangan yang berkah dan bermartabat. Dan ketika menerima kekalahan, kita tetap berjiwa besar  dan tetap bersabar dengan hasil itu semua. Dengan begitu, kita bisa tetap memastikan bahwa perjuangan politik kita tetap dalam jalan kebenaran, jalan dakwah, jalan politik kenabian yang mengedepankan kemaslatan umat, bangsan dan negara. InsyAllah.

  1. Tanggal 9-10 Agutus ini, Alhamduililah, PKS bersama para mitra koalisi sudah memutuskan mengusung satu pasangan calon yakni Bapak Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024.

  1. Keputusan tersebut adalah pilihan yang paling optimal dan rasional yang bisa pimpinan PKS ikhtiarkan hingga detik-detik terakhir sebelum keputusan tersebut diambil. Dalam memperjuangkan keputusan tersebut, Pimpinan PKS senantiasa berpegang teguh dengan amanah Majelis Syuro, memperjuangkan hasil rekomendasi Ijtima Ulama, serta mempertimbangkan segala aspek kemaslahatan publik serta membangun titik temu  antar anggota koalisi yang mempunyai semangat yang sama dalam memperjuangkan agenda perubahan kepemimpinan nasional tahun tahun 2019.

  1. Ikhtiar terbaik telah ditunaikan, pena keputusan telah diangkat, dan tinta-tinta telah kering. Saatnya kita berhenti berdebat dan berbicara. Mari semua bergegas menyambut seruan kemenangan ini dengan hati, jiwa, dan raga.

  1. Ingatlah wahai para penyeru kebenaran! Sesungguhnya sejarah hanya ditulis oleh orang-orang yang turun tangan, bukan oleh orang-orang yang berpangku tangan. Jangan kita menjadi golongan orang-orang yang duduk manis menjadi penonton perubahan. Jadilah kita semua bagian dari pelopor-pelopor perubahan untuk meraih kejayaan kemenangan. Ayo lebih baik! Merdeka! Allahu Akbar!
Saudara-Saudaraku yang Dicintai Allah Swt,
  1. Di hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia in, kami ingin menyampaikan pentingnya kita sebagai Partai Dakwah meraih “KEMENANGAN BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK”.
  2. Mengapa kita penting untuk memastikan bahwa kemenangan kita harus BERMARTABAT dan PENUH BERKAH? Karena PKS bukan sekedar partai politik. PKS adalah partai dakwah, dan partai politik merupakan sarana untuk memperjuangkan misi dakwah di jalur politik untuk Indonesia yang lebih baik. 
  3. Memang benar bahwa salah satu tujuan dibentuknya partai politik adalah meraih kekuasaan. Memang benar kekuasaan harus kita REBUT. Kekuasaaan harus kita RAIH. Kekuasaan harus kita MENANGKAN. Karena untuk itulah partai politik dibentuk. Partai politik terlahir untuk meraih kekuasaan dan menjalankan roda kekuasaan yang sudah diraihnya.
  4. Namun harus kita ingat bahwa PKS turut serta dalam kontestasi politik bukan sekedar meraih kekuasaan semata. Kita berjuang di jalur politik ini karena kita memiliki nilai-nilai dakwah yang kita ingin perjuangkan bersama. Karena kita memiliki misi dakwah yang ingin kita realisasikan. Karena sesungguhnya, kekuasaan bukanlah tujuan, kekuasaan hanyalah sarana kita mewujudkan Indonesia yang lebih baik sesuai misi dakwah yang kita cita-citakan.

SYARAT-SYARAT KEMENANGAN BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH

PERTAMA, LURUSKAN NIAT KARENA ALLAH SWT.
  1. Hadirkan Allah Swt dalam hati-hati kita. Luruskan motive dan tujuan kita berjuang hanya untuk Allah Swt. Jadikan perjuanan ini sebagai ibadah kita kepada Allah Swt. Untuk apa kita berpolitik? Bukan untuk diri kita! Bukan untuk kepentingan diri sendiri. Tapi untuk kepentingan dakwah. Untuk memperjuangkan kemaslahatan umat, bangsa dan negara. Untuk kepentingan masyarakat luas. Ini ujian pertama kita. Kalau dari langkah awal saja seseorang itu salah dan melenceng, seperti ada niat untuk meraih keuntungan materi, popularitas diri atau posisi, maka kemenangan yang kita raih tidak akan mendapat keberkahan dari Allah Swt.

  1. Karena itu mari kita luruskan dan bersihkan NIAT. Kalau kita bisa ikhlas insyAllah akan mendapat pertolongan dari Allah Swt dari jalan-jalan yang tidak disangka-sangka. Kalau niat kita ikhlas, insyAllah kita semua akan ditolong oleh Yang Maha Ikhlas. Kalau kita yakin Allah Swt Maha Kaya, Allah akan memberikan kekayaan itu. Itu harus benar-benar diyakini oleh seluruh kader PKS. Tidak boleh ada keraguan sedikit pun. Kekuasaan hanyalah milik Allah Swt. Dia-lah yang mempergilirkan kekuasaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
KEDUA, BERPIKIR DAN BERSIKAP SEBAGAI PEMENANG
  1. Kita adalah para penyeru kebenaran. Sebagai seorang da’i, maka berpikir dan bersikaplah seperti pemenang. Seorang pemenang memiliki sikap percaya diri. Sikap yang selalu optimis. Selalu melihat segala sesuatu dalam perspektif yang positif. Jika berbicara menginspirasi. Responsif dalam mengambil setiap momentum dan peluang yang muncul. Bahkan, secara proaktif dalam mencipatakan momentum dan peluang di kala kondisi krisis atau susah. Itulah sikap seorang pemenang.

  1. Seorang pemenang tidak akan mengeluh dan menyalahkan keadaan. Karena bagi seorang pemenang bersikap mengeluh dan menyalahkan keadaan adalah sikap memalukan dan cirri seorang pecundang. Para pemenang selalu menjadi agen-agen yang mempelopori gerakan perubahan.

  1. Mereka tidak menunggu komando untuk melakukan amal kebaikan. Yang ada dalam pikiran mereka adalah terus bekerja dan berkarya. Mereka terus Mereka menciptakan terobosan-terobosan di tengah kebuntuhan dan kejumudan. Sikap seperti inilah yang harus dimiliki oleh kader-kader PKS. Sikap sebagai bagian dari pemberi solusi, bukan bagian dari permasalahan. Seorang pemenang dia berpikirnya tentang kemaslahatan dan kebaikan dakwah. Sikap seorang pemikul beban peradaban, bukan sekedar  pemburu jabatan dan kekuasaan.
KETIGA, REBUT HATI DAN PIKIRAN RAKYAT
  1. Jika kita ingin memenangkan suara rakyat, maka rebutlah hati dan pikiran mereka. Kita harus dengarkan apa yang sebenarnya mereka inginkan. Jadikan telinga mereka telinga kita. Jadikan lidah mereka lidah kita. Jadikan tangan mereka menjadi tangan kita. Jadikan langkah kaki mereka adalah langkah kaki kita. Dengarkan suara hati rakyat. Perjuangkan aspirasi mereka. Temui mereka. Bela mereka. Bantu mereka. Perjuangkan mereka. Sehingga tidak ada lagi jarak antara kader-kader PKS dengan rakyat yang kita perjuangkan.

  1. Dalam perjuangannya, PKS senantiasa berpegang teguh pada doktrin: “Nahnu minhum, Nahnu Ma’ahum, Nahnu Lahum”. Kita lahir dari rahim rakyat, bekerja bersama rakyat dan berjuang untuk kemaslahatan rakyat. InsyAllah. Oleh karena itu, kader-kader PKS harus terus turun tangan. Bangun silaturahim. Tebarkan salam. Doakan mereka dalam dzikir-dzikir kita. Bangun rasa kebersamaan. Bangun titik temu. Persempit segala perbedaan.

  1. Bangun sikap simpatik. Terutama dalam menjaga etika di media sosial. Jadilah netizen yang santun. Jadilah netizen yang bisa membangun citra positif bagi Partai. Selalu menebarkan nilai-nilai kebaikan. Menebarkan informasi yang baik dan benar. Tidak menjadi penebar berita bohong atau hoax. Tidak melalukan ujaran kebencian atau hate speech. Berhati-hatilah dalam bermain medsos. Hindari konflik yang justru menyebabkan hal-hal buruk bagi Partai dan Publik pada umumnya.

KEEMPAT, BANGUN KOLABORASI UNTUK MOBILISASI SUMBER DAYA.
  1. Kontestasi politik membutuhkan sumber daya yang mencukupi. Sumber daya itu bisa jadi berbentuk FINANSIAL, GAGASAN, KEAHLIAN, KEPAKARAN, JARINGAN, KADER, RELAWAN, MEDIA dan lain-lain. Semua sumber daya ini harus bisa dimobilisasi secara efektif dan efisien dalam satu tim kerja. Dalam melakukan mobilisasi sumber daya, penting untuk bisa melakukan kerja KOLABORASI dengan berbagai pihak. Tidak hanya mengandalkan sumber daya internal kita, tapi juga eksternal.
  2. Era saat ini kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus berkolaborasi. Kolaborasi dengan mitra koalisi, kolaborasi dengan para relawan, kolaborasi dengan donatur, kolaborasi dengan para pemikir, kolaborasi dengan jaringan komunitas, kolaborasi dengan organisasi masyarakat, kolaborasi dengan para ahli, kolaborasi dengan para pengusaha, kolaborasi dengan para cyber volunteer, kolaborasi dengan para jurnalis  dan lain sebagainya.
  3. Kerja kolaborasi ini merupakan sebuah keniscayaan jika kita ingin memaksimalkan mobilisasi sumber daya yang ada untuk mendukung upaya-upaya pemenangan dakwah di kontestasi politik. Tanpa ada kolaborasi, kita akan tidak mampu melakukan mobiliasi sumber daya secara maksimal.
  4. Dalam melakukan kolaborasi tersebut, kita harus tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai yang kita yakini. Pertama, kerja kolaborasi tersebut harus sejalan dengan nilai-nilai islam atau syariah. Semua aktivitas yang kita lakukan harus dalam koridor syariah sehingga keberkahan itu bisa kita peroleh.
  5. Kedua, kerja kolaborasi tersebut harus sejalan dengan hukum positif di negeri ini. PKS sebagai entitas partai politik di negeri ini harus taat pada aturan hukum. Karena itu, setiap aktivitas politik kita tidak boleh ada yang melanggar aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Aturan hukum inilah yang menjadi batas-batas kita dalam berjuang.
  6. Dan ketiga, kerja kolaborasi tersebut harus menjunjung tinggi etika atau fatsun politik. Jika syariah dan hukum positif memberikan batas-batasan apa yang benar dan tidak benar, apa yang boleh dan tidak boleh, maka etika politik memberikan kita apa yang pantas dan tidak pantas, apa yang menjadikan pilihan politik kita bermartabat di hadapan manusia (habluminannas).

KELIMA, BANGUN KAMPANYE JUJUR, POSITIF DAN KREATIF. 
  1. PKS sebagai Partai Dakwah menginginkan bahwa kontestasi politik adalah wahana kita untuk fastabiqul khairat yakni berlomba-lomba dalam menyeru kepada nilai-nilai kebaikan. Pesan kampanye yang kita usung harus menebarkan nilai-nilai kejujuran. Pesan kita harus benar. Tidak boleh ada kampanye yang menebarkan berita bohong atau hoax. Kebohongan harus kita lawan. Karena kebohongan hanya akan menghancurkan ikatan persaudaraan, pertemenanan dan menyulut konflik yang tidak perlu.
  2. Pesan kampanye kita harus menunjukkan keunggulan calon-calon yang kita usung. Tunjukkan nilai-nilai positif dari calon kita, program yang kita tawarkan, janji yang ingin kita laksanakan. Menangkan hati pemilih dengan pesan-pesan positif yang membangun dan menginspirasi.
  3. Pesan yang jujur dan positif akan menarik hati pemilih jika disampaikan secara kreatif. Kita harus dorong tim sukses kita agar lebih kreatif dalam menemukan cara-cara berkampanye. Terlebih kita saat ini hidup di era digital yang dipenuhi oleh kreativitas dan inovasi. Kreativitas menjadi kunci keberhasilan kita menggaet hati pemilih-pemilih kita. InsyAllah.
  1. Kalau pun harus bersikap kritis kepada kompetitor, maka yang diungkap adalah fakta dan data yang akurat. Tapi saya dengan tegas menyerukan kepada semua kader PKS agar tidak menyebarkan fitnah, tidak menyebarkan kampanye hitam atau black campaign. Itu tidak boleh. Kita serukan positive campaign dalam kampanye-kampanye kita. InsyAllah.
  1. Semoga Allah terus meneguhkan hati-hati kita untuk terus berhimpun dalam berjuang di jalan-Nya. Sesungguhnya kekuasaan adalah wasilah atau sarana untuk melipat gandakan amal kebaikan kita. Dengan izin Allah Swt, PKS  akan terus berkhidmat setiap saat, sepanjang hayat bukan hanya untuk kepentingan sesaat. InsyAllah dengan begitu Allah Swt akan berikan kita Kemenangan yang Bermartabat dan Penuh Keberkahan di negeri Indonesia yang kita cintai ini. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Ayo lebih baik! Merdeka! Allahu Akbar!
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

PKS Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Cita-cita Kemerdekaan

 
Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al Jufrie

Jakarta (17/08) -- Makna merdeka tidak hanya sebatas lepas dari penjajah, namun merdeka adalah saat bangsa ini bersungguh-sungguh mewujudkan cita-cita para pejuangnya. Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Syuro DPP PKS, Habib Salim Segaf Al-jufri di Kantor DPP PKS, selepas pelaksanaan Upacara Kemerdekaan Indonesia, Jum'at (17/08/2018).
"Makna kemerdekaan bukan hanya lepas dari penjajah, tapi bagaimana bangsa ini harus mampu mewujudkan cita-cita para pejuang dan syuhada para pahlawan kita," terang Salim Segaf.
Menurutnya, perjuangan para pahlawan Indonesia yang sudah mempertaruhkan jiwa dan raga mereka, harus tetap terjaga dan diperjuangkan.
"Cita-cita para pejuang kita yaitu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka, sejahtera, adil, makmur dan berdaulat. Serta menjadi negara yang diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain di dunia, cita-cita itu harus terus kita perjuangkan," ajaknya.
Perjuangan tersebut menurut Salim Segaf tidak akan terjadi jika hanya diperjuangkan oleh sebagaian elemen bangsa saja. Oleh karenanya, Ia mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk ikut serta memperjuangkan, mewujudkan dan merawat kemerdekaan.
"Kita harus saling bergandengan tangan, bersama-sama mewujudkan bangsa ini untuk menjadi lebih baik lagi, untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan," tutupnya.

Rabu, 08 Agustus 2018

PKS Percaya Prabowo Masih Dengarkan Sekutunya



Jakarta (8/8) -- Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diketahui mendatangi kediaman Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018) siang.
Menurut Ketua DPP PKS Sukamta, kedatangan Prabowo menemui Habib Salim adalah bentuk penghormatan dari Prabowo sebagai capres Gerindra kepada PKS dan Habib Salim Segaf.
"Saya melihat kedatangan Prabowo merupakan langkah dari Prabowo sebagai capres Gerindra untuk menghormati PKS," papar Sukamta dalam diskusi di Inews TV, Rabu (8/8/2018).
Habib Salim Segaf Aljufri, ujar Sukamta, adalah wujud kepemimpinan yang juga masuk sebagai salah satu cawapres yang diajukan PKS serta mendapatkan rekomendasi Ijtima Ulama.
Sukamta percaya, Prabowo masih mau mendengarkan aspirasi PKS sebagai sekutu partai yang sudah bertahun-tahun menjalin hubungan baik dan koalisi dalam berbagai kesempatan politik.
"Kami masih percaya Prabowo mendengarkan aspirasi sekutu karena menurut Pak Prabowo, PKS itu sekutu sejak sekian tahun yang lalu. Apalagi persekutuan ini dikuatkan oleh ijtima ulama," ungkapnya.

PKS Jawa Tengah Siapkan 888 Relawan ke Lombok



Semarang (8/8) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah siap menerjunkan 888 relawan untuk membantu korban bencana gempa bumi di Lombok. Musibah gempa berkekuatan 7,0 SR yang melanda Lombok, NTB, Ahad (5/8/2018) kemarin menyebabkan aktivitas di Lombok lumpuh.
Untuk membantu korban bencana dan pemulihan di sana, selain bantuan makanan dan obat-obatan dibutuhkan juga bantuan tenaga relawan.

"Sebanyak 888 relawan yang siap kami terjunkan ini semuanya merupakan relawan terlatih. Ada dokter, relawan trauma healing, petugas evakuasi lapangan, pengadaan dapur umum, pemulasaran jenazah dan tenaga medis," ujar Komandan Relawan PKS Jawa Tengah, Amir Darmanto di Semarang, Selasa (7/8/2018).

PKS Jateng Selasa (7/8/2018) kemarin, memberangkatkan gelombang pertama relawan menuju Lombok yang akan disusul oleh gelombang-gelombang berikutnya.

Minggu, 29 Juli 2018

Hasil Ijtima Ulama: Habib Salim Segaf Calon Wapres RI


Habib Salim Segaf AL Jufri
Jakarta (29/7) - Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional menghasilkan putusan bahwa calon presiden RI Prabowo Subianto dan calon wakil presiden RI Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufrie.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama Yusuf Muhammad Martak dalam konferensi pers di Hotel Peninsula, Jakarta, Ahad (29/7/2018).
"Ijtima menyampaikan dan mengusulkan keduanya karena mereka berdua mempunyai ketokohan sebagai ulama dan tokoh nasional," ungkap Martak.
Ulama dikatakannya tidak hanya berperan sebagai ulama melainkan sudah membuktikan kecintaannya kepada negara.
Deklarasi sudah mengajak diskusi dan rekomendasi beberapa partai politik satu diantaranya Partai Keadilan Sejahtera.
Untuk kepemimpinan nasional, peserta Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sebelumnya merekomendasikan: Letjen TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Al Habib Dr. H. Salim Segaf Aljufri dan Letjen TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Ust. Abdul Somad Batubara, Lc., MA sebagai calon presiden dan calon wakil presiden untuk didaftarkan ke KPU oieh Partai Koalisi Keumatan dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.
Keputusan terkait kepemimpinan nasional mengikat seluruh peserta ijtima untuk memberikan dukungan kepada calon presiden yang direkomendasikan, selain itu ljtima juga mewajibkan peserta ijtima untuk menyosialisasikan hasil rekomendasi ini ke seluruh umat Islam Indonesia dan menyatakan mandat kepada Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Rizieq Syihab untuk mengambiI keputusan atas dinamika yang berkembang dalam proses pemilihan presiden 2019.
Ijtima diikuti oleh 600 ulama dan tokoh nasional dari seluruh provinsi di Indonesia. Dibuka o|eh Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Muhammad Rizieq Syihab pada Jumat (27/07/2018) malam melalui sambungan jarak jauh dari Tanah Suci, Mekah, Arab Saudi. Hadir dalam pembukaan sejumlah ulama tokoh nasional dan lima pimpinan partai politik, salah satunya Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

Kamis, 19 Juli 2018

Sejumlah Caleg Milenial Hiasi Formasi Bacaleg yang Didaftarkan PKS Boyolali

Fantika Vera dan Kusnulia Rosita, dua dari 11 caleg milenial yang siap berjuang di Boyolali

Boyolali (19/7) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali telah resmi mendaftarkan calegnya pada hari Selasa (17/7) yang lalu. PKS mendaftarkan sejumlah 44 caleg yang mewakili 5 dapil di Boyolali. Dari 44 caleg tersebut, terdapat 17 caleg perempuan atau sekitar 38%. Melebihi syarat sebagaimana yang diamanatkan UU yaitu minimal 30% caleg perempuan.

Selain telah memenuhi syarat minimal 30% caleg perempuan, sejumlah caleg generasi milenial juga menghiasi formasi BCAD yang didaftarkan oleh PKS tersebut. Ada 11 caleg generasi milenial atau sekitar 25% yang siap berjuang bersama PKS dalam Pemilu 2019.

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad mengatakan bahwa adanya caleg generasi milenial ini adalah sebagai wujud PKS dalam melakukan regenerasi terhadap partainya.

"Hadirnya caleg-caleg muda ini merupakan bukti bahwa PKS ini adalah partai kader yang senantiasa melakukan kaderisasi." Jelas Nur Acmad.

Selain itu, hadirnya caleg-caleg milenial ini adalah sebagai sarana untuk menampung aspirasi pemilih yang berasal dari generasi milenial.

"Pemilih yang berasal dari generasi milenial ini sangat besar jumlahnya yaitu sekitar 30%. Maka harus kami akomodir dengan menghadirkan caleg-caleg generasi milenial yang berkualitas." Tutur Nur Achmad, yang juga maju menjadi caleg di DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 8.

Kusnulia Rosita, salah satu caleg milenial yang akan berjuang melalui Dapil 5 (Ngemplak, Sambi, Banyudono dan Sawit) ini merasa terpanggil untuk berkontribusi lebih dalam memajukan Boyolali.

"Hidup ini adalah untuk kebaikan. Oleh karena itu saya ingin berkontribusi dalam kebaikan, salah satunya adalah dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui parlemen."Ungkap Kusnul.

Perempuan yang masih berstatus sebagai mahasiswi ini berjanji jika nanti terpilih akan lebih fokus untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan komunitas remaja.

Lain halnya dengan Fantika Vera. Caleg milenial yang diusung melalui Dapil 1 (Boyolali, Ampel, Mojosongo dan Teras) ini merasa terpanggil untuk berjuang melalui parlemen karena keprihatinannya terhadap dunia pendidikan. Perempuan muda yang berprofesi sebagai guru ini bercita-cita untuk memajukan dunia pendidikan agar lahir karya-karya besar demi kemajuan bangsa.

Sementara itu, Johan Fahyudi, caleg milenial yang berasal dari Banyudono, merasa terpanggil karena ingin memajukan daerah kelahirannya. Pemuda yang aktif sebagai Ketua Bidang Sosial Ikatan Takmir Masjid se-Desa Ngaru-Aru ini akan berjuang melalui Dapil 5 Boyolali. [HSM]

Selasa, 17 Juli 2018

Resmi Mendaftarkan Calegnya, PKS Boyolali Optimis Raih 7 Kursi DPRD Boyolali


 Boyolali (17/7) - DPD PKS Boyolali hari ini Selasa (17/7) secara resmi mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke KPU Kabupaten Boyolali. PKS merupakan partai kedua yang resmi mendaftar setelah sehari sebelumnya Partai Golkar juga resmi mendaftar. Rombongan pengurus DPD PKS Boyolali yang berjumlah kurang lebih 15 orang diterima langsung oleh komisioner KPU sekitar pkl. 10.30 WIB.

Setelah melalui pengecekan, berkas persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap.

"Setelah berkas ini kami terima, tahap berikutnya adalah verifikasi. Dan hasil verifikasi akan kami sampaikan kepada parpol terkait pada tgl 21/7/2018." Tutur ketua KPU Siswadi Sapto Harjono

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad dalam keterangannya mengatakan bahwa PKS Boyolali serius dan siap memenangkan pemilu 2019.

"Setelah melalui tahapan yg cukup panjang dalam menentukan bacaleg, hari ini kami mendaftarkan 44 calon yang merupakan kader-kader terbaik kami." Jelasnya.

"Selain itu, calon yang kami usung ini juga sudah melebihi 30% keterwakilan calon perempuan. Dalam formasi yang kami daftarkan ada sebanyak 17 calon perempuan atau 38%." Imbuhnya

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa target perolehan kursi PKS Boyolali masih mengacu pada target yang ditetapkan pada Musda yaitu memperoleh 7 kursi DPRD Boyolali. Saat ini PKS menduduki 4 kursi DPRD Boyolali. [HSM]

Ragam

RAGAM

Oase

OASE

Seputar Boyolali

SEPUTAR BOYOLALI

Kiprah Kami

KIPRAH KAMI

Seputar PKS

SEPUTAR PKS
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template |
Copyright © 2011. DPD PKS Boyolali - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger