20 Januari 2020

Atasi Kelangkaan Pupuk, Anggota Dewan ini Dorong Solusi Alternatif

Muslimin saat rapat Komisi II membahas kelangkaan pupuk bersubsidi
Boyolali -- Anggota DPRD Boyolali dari PKS, Muslimin mendorong untuk dikembangkannya solusi alternatif untuk mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi. Hal ini terungkap dalam rapat yang digelar oleh Komisi II DPRD Boyolali dengan segenap stakeholder seperti Dinas Pertanian Boyolali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Boyolali, Distributor, Perwakilan PT. Petrokimia dan Pusri untuk membahas kelangkaan pupuk bersubsidi pada Rabu (08/01/2020). 

"Dengan memperhatikan jumlah alokasi pupuk subsidi yang semakin menurun dari tahun ke tahun, kami mendorong kepada Dinas Pertanian dan masyarakat petani untuk mengembangkan pupuk organik sebagai solusi kelangkaan pupuk di masa yang akan datang." Jelas Muslimin.

Berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah No 521.34/01/2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020 mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Boyolali tidak sepenuhnya turun 100% sesuai dengan yang diajukan pada e-RDKK. Seperti halnya Pupuk NPK di alokasikan sejumlah 14.010 ton atau sebanyak 43,9% dari kebutuhan, Pupuk Urea 18.047 ton, SP36 2.688 ton, ZA 6.171 ton dan organik 2.877 ton.

Kokohkan Khidmat Kepada Umat, PKS Boyolali Launching Ambulance Gratis

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad saat memotong pita sebagai tanda diluncurkannya mobil ambulance layanan umat

Boyolali (20/1) -- Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Boyolali melaunching mobil ambulance layanan umat hari Ahad pagi, 19 Januari 2020 bertempat di sekretariat DPD PKS Kabupaten Boyolali.
Acara yang dihadiri oleh ratusan kader dan masyarakat sekitar ini berlangsung dengan meriah. Berbagai acara pendukung ditampilkan untuk memeriahkan acara ini mulai dari senam sehat nusantara, cek kesehatan gratis dan sarapan bersama. Selain itu, puluhan doorprize menarik juga dibagikan pada acara ini.
Sebelum secara resmi dilaunching oleh Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad, peserta diajak untuk senam sehat nusantara terlebih dahulu dengan instruktur dari kepanduan. Peserta tampak antusias mengikuti jalannya senam terbukti dengan semangat mengikuti gerakan isntruktur. Selesai senam, kemudian dilanjutkan sarapan bersama dengan menu khas Boyolali dan cek kesehatan gratis. di sela-sela acara, dibagikan puluhan doorprize menarik.
Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad dalam sambutannya mengatakan bahwa peluncuran program ini sesuai dengan amanat Rakerda DPD PKS Boyolali yang telah dilaksanakan pada Desember tahun lalu yaitu semakin mengokohkan khidmat PKS kepada umat. 
"Peluncuran program ini merupakan bagian dari agenda pengokohan khidmat PKS kepada umat terutama warga Boyolali sehingga warga yang membutuhkan benar-benar terbantu dan tersentuh dengan program-program terobosan dari PKS ini." jelas Nur Achmad.
Nur Achmad berharap program ini bisa diakses oleh masyarakat luas khususnya warga Boyolali sehingga banyak yang bisa terbantu dengan program pelayanan PKS ini. 
"Mudah-mudahan dengan program ini masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkannya secara optimal." ungkapnya. 
Sementara itu, penanggung jawab program, Totok Wahyono menyampaikan bahwa selain mobil ambulance layanan umat yang akan beroperasional setiap harinya, Pusat Khidmat PKS Boyolali juga akan mengadakan kegiatan secara berkala.
"Pusat Khidmat PKS Boyolali akan menggandeng bidang-bidang terkait untuk mengadakan kegiatan secara berkala diantaranya adalah donor darah, cek kesehatan gratis, senam sehat nusantara, dan lain-lain." Jelas Totok
Totok berharap dengan diadakannya program layanan secara berkala ini, semangat PKS yang semakin melayani akan terasa manfaatnya di tengah-tengah masyarakat Boyolali. [HSM]

22 Oktober 2019

Maklumat Presiden PKS


Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Menyikapi situasi politik akhir-akhir ini, seluruh fungsionaris DPP, Fraksi DPR RI, Fraksi MPR RI dan seluruh kader diminta agar:
1. Fokus mensosialisasikan sikap politik PKS yaitu tetap berada di luar pemerintahan. Kami mengimbau kepada seluruh anggota keluarga besar PKS agar tidak tergoda atau terjebak mengomentari langkah-langkah politik pihak lain. PKS menghormati sikap politik pihak lain, dan semoga pihak lain pun menghormati sikap politik PKS. Hal tersebut sebagai cermin kedewasaan kita dalam hidup berdemokrasi.
2. Terkait sikap politik PKS yang diluar pemerintahan, agar disampaikan secara tegas dan jelas namun tidak dengan konotasi arogan apalagi seolah menantang untuk beroposisi sendirian. Sampaikanlah dengan objektif, argumentatif namun tetap rendah hati. Ketahuilah ini memang bukan pilihan ideal, bahkan pilihan berat, namun di tengah partai-partai lain memilih bergabung dalam pemerintahan, PKS merasa bertanggung jawab untuk menjaga marwah demokrasi yang sudah menjadi pilihan jalan politik PKS dan juga bangsa ini, dengan memilih tetap di luar pemerintahan.
Semoga Allah SWT meridhoi segala niat dan amal baik kita, dan semoga Allah SWT terus menjaga bangsa ini tetap utuh dalam bingkai NKRI. Aamiin.
Billahi taufik wal hidayah,

Wassalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Presiden PKS
Mohamad Sohibul Iman

24 September 2019

Sah! Moh. Basuni Resmi Menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali

Moh. Basuni, S.Ag. saat menandatangani berita acara pengambilan sumpah/janji Pimpinan DPRD Kabupaten Boyolali periode 2019-2024

BOYOLALI (24/9) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali Moh. Basuni, S.Ag resmi menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali periode 2019-2024. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat paripurna Pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Boyolali Periode 2019 - 2024 yang digelar pada Hari Selasa (24/09/2019) bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Boyolali.

Selain menetapkan Moh. Basuni, SAg rapat paripurna juga menetapkan S. Paryanto dari PDI Perjuangan sebagai Ketua DPRD, kemudian wakil ketua DPRD H. Fuadi, SH MH dari Partai Golkar dan Eko Mujiono dari PKB.

Dikonfirmasi usai ditetapkan menjadi Wakil Ketua DPRD, Moh. Basuni, SAg atau yang lebih di kenal dengan Moh. Basuni Alfaruq  yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan bahwa penetapannya sebagai Wakil Ketua DPRD ini berdasarkan perolehan suara kursi terbanyak partai di DPRD Kabupaten Boyolali secara  berurutan dan surat rekomendasi dari DPP PKS.

Selain itu, anggota DPRD yang akan menjabat untuk ketiga kalinya ini ingin memberikan kontribusi yang terbaik sesuai amanah dan tupoksinya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali.

"Ini adalah amanah yang berat bagi saya. Tapi demi kemajuan, kesejahteraan dan kemanfaatan yang sebesar-besarnya, saya siap memberikan kontribusi terbaik bagi DPRD Kabupaten Boyolali." Terang Basuni

Moh. Basuni juga menyampaikan bahwa kepemimpinan DPRD bersifat kolektif kolegial. Untuk itu di perlukan sinergi dan komunikasi politik yang elgaliter sebagai upaya lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat secara luas, bukan hanya untuk kepentingan-kepentingan seseorang atau kelompok-kelompok tertentu.

Sebagai informasi, Moh. Basuni merupakan politisi PKS dari daerah pemilihan (Dapil) V Kabupaten Boyolali, yakni Ngemplak, Banyudono, Sambi dan Sawit.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD PKS Boyolali Nur Achmad mengatakan bahwa penunjukan Moh. Basuni sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boyolali sudah sesuai dengan rekomendasi dari DPP PKS.
Nur Achmad menambahkan, Moh. Basuni merupakan sosok yang sudah teruji kapasitasnya dalam kepemimpinan, wawasan legislatif maupun advokasi dan pelayanan terhadap konstituen dan masyarakat.

“Figur Moh. Basuni ini sangat tepat. Kami yakin dengan kapasitasnya akan mampu membawa DPRD Kabupaten Boyolali lebih berperan lagi dalam kemajuan Kabupaten Boyolali. Apalagi beliau ini akan menjabat sebagai anggota DPRD untuk yang ketiga kalinya.” Jelas Nur Achmad. [HSM]

12 September 2019

PKS Instruksikan Bendera Setengah Tiang dan Shalat Ghaib untuk BJ Habibie


Jakarta -- Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal menginstruksikan kepada seluruh pengurus PKS dari tingkat pusat, wilayah hingga daerah untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang sebagai penghormatan atas wafatnya salah satu putera terbaik bangsa Presiden ke-3 RI BJ Habibie.
"PKS memerintahkan kepada seluruh pengurus PKS dari pusat hingga daerah mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang selama tiga hari berturut turut terhitung sejak hari ini," papar Kamal di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Kamal juga meminta seluruh pengurus dan kader PKS di seluruh Indonesia agar melaksanakan Shalat Ghaib mendoakan almarhum B.J Habibie.
Keluarga Besar PKS, papar Kamal, benar-benar merasa kehilangan atas wafatnya BJ Habibie. Sosok Bacharudin Jusuf Habibie bagi PKS adalah sosok pemimpin yang negarawan, yang pikiran dan kebijakannya semata-mata untuk kemasalahatan dan kemajuan bangsanya.
Atas nama keluarga besar PKS, Mustafa Kamal mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya atas wafatnya Presiden RI ke-3 tersebut. "Beliau adalah tokoh bangsa yang layak untuk kita jadikan teladan. Teladan dalam kehidupan. Teladan dalam kepemimpinan. Visi kebangsaannya jauh kedepan melampaui zamannya. Beliau bukan hanya Bapak Teknologi tapi juga Bapak Demokrasi dan Bapak Bangsa Indonesia," tutupnya