13 Oktober 2018

Presiden PKS Intruksikan Kader Optimalkan Atribut Partai untuk Kampanye

Presiden PKS, Mohammad Sohibul Iman

Menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman mengintruksikan kepada seluruh pengurus, Anggota dan Calon Anggota Dewan untuk menyatukan potensi kekuataan partai khususnya penggunaan atribut partai dalam pelaksaanan kampanye.
Melalui Intruksi Presiden, Sohibul Iman memberikan sembilan arahan yang berkaitan dengan penggunaan atribut kampanye. Sembilan arahan tersebut adalah:
1. Menggunakan/memakai atribut partai pada setiap hari Sabtu dan Ahad
2. Menggunakan/memakai atribut partai bagi pengurus yang menghadiri undangan mewakili Partai
3. Mengibarkan bendera merah putih sebanyak-banyaknya berdampingan dengan bendera PKS di kantor-kantor Partai
4. Memasang atribut bendera PKS di setiap rumah anggota Partai
5. Memasang atribut partai di setiap kendaraan bermotor yang dimiliki
6. Memasang atribut partai di lingkungan sekitar rumah anggota
7. Pemasangan atribut pada setiap event atau moment kegiatan Partai dengan pemasangan bendera, umbul-umbul atau spanduk
8. Mengoptimalkan mobil pelayanan PKS dalam sebagai kegiatan aksi sosial maupun sebagai media iklan berjalan
9. Menghimpun dana dalam bentuk tabungan atribut di setiap unit pembinaan

17 Agustus 2018

Amanat Presiden PKS di Upacara Kemerdekaan HUT ke-73 RI

Upacara HUT RI ke 73 di DPP PKS

AMANAT PRESIDEN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
TENTANG
PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-73
“MENANG BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK”
Assalaamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh,
Saudara-Saudaraku, Keluarga Besar Partai Keadilan Sejahtera
  1. Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia. Pena sejarah telah menuliskan dengan penuh bangga bahwa 73 tahun yang lalu, Dwi Tunggal Soekarno-Hatta dengan dukungan seluruh rakyat Indonesia, telah sukses memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia.

  1. Sejak saat itu, bangsa Indonesia telah lahir sebagai bangsa yang merdeka dan bebas menentukan arah perjalanannya sendiri tanpa campur tangan dan kendali negara lain. Kita semua patut bersyukur kepada Allah Swt, bahwa hingga detik ini, Republik Indonesia tetap tegap berdiri, menjadi salah satu bangsa yang perannya diperhitungkan di pentas dunia.

  1. Para pendiri bangsa ini telah mewariskan kemerdekaan ini kepada kita dengan darah dan air mata. Jangan pernah kita menyia-nyiakannya. Tugas kita adalah menunaikan janji-janji kemerdekaan yang telah mereka proklamasikan. Tugas kita menunaikan semua janji-janji kemerdekaan yang telah tuliskan dalam pembukaan konstitusi UUD 1945;

Apa janji-janji kemerdekaan itu? (1) melindungi seluruh tumpah darah Indonesia; (2) memajukan kesejahteraan umum; (3) mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (4) dan ikut serta dalam menjaga ketertiban dan kedamaian dunia. Seluruh janji kemerdekaan tersebut telah ditetapkan sebagai VISI-MISI Partai Keadilan Sejahtera dalam AD/ART Partai.

  1. Bagi PKS, seluruh konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika telah selesai. Saatnya kita membuktikan secara nyata dalam amal perbuatan kita di keseharian kehidupan kita semua. Cinta tanah air bukan dengan kata-kata, tapi dengan kerja nyata. Saatnya kita berkarya, bukan hanya berkata-kata. Ayo Lebih Baik! Merdeka! Allahu Akbar!

Saudara-Saudaraku yang Dirahmati Allah Swt,
  1. Tahun 2019 sudah di depan mata. Kita telah melalui bersama perhelatan kompetisi Pilkada serentak tahun 2015, 2017 dan 2018. Ada banyak kemenangan yang kita raih meskipun tidak sedikit kekalahan yang juga kita terima. Adalah sebuah hal yang wajar dalam kompetisi politik, kadang menang kadang kalah.

  1. Bagi PKS yang terpenting  adalah memastikan bahwa kemenangan yang kita dapatkan adalah kemenangan yang berkah dan bermartabat. Dan ketika menerima kekalahan, kita tetap berjiwa besar  dan tetap bersabar dengan hasil itu semua. Dengan begitu, kita bisa tetap memastikan bahwa perjuangan politik kita tetap dalam jalan kebenaran, jalan dakwah, jalan politik kenabian yang mengedepankan kemaslatan umat, bangsan dan negara. InsyAllah.

  1. Tanggal 9-10 Agutus ini, Alhamduililah, PKS bersama para mitra koalisi sudah memutuskan mengusung satu pasangan calon yakni Bapak Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024.

  1. Keputusan tersebut adalah pilihan yang paling optimal dan rasional yang bisa pimpinan PKS ikhtiarkan hingga detik-detik terakhir sebelum keputusan tersebut diambil. Dalam memperjuangkan keputusan tersebut, Pimpinan PKS senantiasa berpegang teguh dengan amanah Majelis Syuro, memperjuangkan hasil rekomendasi Ijtima Ulama, serta mempertimbangkan segala aspek kemaslahatan publik serta membangun titik temu  antar anggota koalisi yang mempunyai semangat yang sama dalam memperjuangkan agenda perubahan kepemimpinan nasional tahun tahun 2019.

  1. Ikhtiar terbaik telah ditunaikan, pena keputusan telah diangkat, dan tinta-tinta telah kering. Saatnya kita berhenti berdebat dan berbicara. Mari semua bergegas menyambut seruan kemenangan ini dengan hati, jiwa, dan raga.

  1. Ingatlah wahai para penyeru kebenaran! Sesungguhnya sejarah hanya ditulis oleh orang-orang yang turun tangan, bukan oleh orang-orang yang berpangku tangan. Jangan kita menjadi golongan orang-orang yang duduk manis menjadi penonton perubahan. Jadilah kita semua bagian dari pelopor-pelopor perubahan untuk meraih kejayaan kemenangan. Ayo lebih baik! Merdeka! Allahu Akbar!
Saudara-Saudaraku yang Dicintai Allah Swt,
  1. Di hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia in, kami ingin menyampaikan pentingnya kita sebagai Partai Dakwah meraih “KEMENANGAN BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH DEMI INDONESIA YANG LEBIH BAIK”.
  2. Mengapa kita penting untuk memastikan bahwa kemenangan kita harus BERMARTABAT dan PENUH BERKAH? Karena PKS bukan sekedar partai politik. PKS adalah partai dakwah, dan partai politik merupakan sarana untuk memperjuangkan misi dakwah di jalur politik untuk Indonesia yang lebih baik. 
  3. Memang benar bahwa salah satu tujuan dibentuknya partai politik adalah meraih kekuasaan. Memang benar kekuasaan harus kita REBUT. Kekuasaaan harus kita RAIH. Kekuasaan harus kita MENANGKAN. Karena untuk itulah partai politik dibentuk. Partai politik terlahir untuk meraih kekuasaan dan menjalankan roda kekuasaan yang sudah diraihnya.
  4. Namun harus kita ingat bahwa PKS turut serta dalam kontestasi politik bukan sekedar meraih kekuasaan semata. Kita berjuang di jalur politik ini karena kita memiliki nilai-nilai dakwah yang kita ingin perjuangkan bersama. Karena kita memiliki misi dakwah yang ingin kita realisasikan. Karena sesungguhnya, kekuasaan bukanlah tujuan, kekuasaan hanyalah sarana kita mewujudkan Indonesia yang lebih baik sesuai misi dakwah yang kita cita-citakan.

SYARAT-SYARAT KEMENANGAN BERMARTABAT DAN PENUH BERKAH

PERTAMA, LURUSKAN NIAT KARENA ALLAH SWT.
  1. Hadirkan Allah Swt dalam hati-hati kita. Luruskan motive dan tujuan kita berjuang hanya untuk Allah Swt. Jadikan perjuanan ini sebagai ibadah kita kepada Allah Swt. Untuk apa kita berpolitik? Bukan untuk diri kita! Bukan untuk kepentingan diri sendiri. Tapi untuk kepentingan dakwah. Untuk memperjuangkan kemaslahatan umat, bangsa dan negara. Untuk kepentingan masyarakat luas. Ini ujian pertama kita. Kalau dari langkah awal saja seseorang itu salah dan melenceng, seperti ada niat untuk meraih keuntungan materi, popularitas diri atau posisi, maka kemenangan yang kita raih tidak akan mendapat keberkahan dari Allah Swt.

  1. Karena itu mari kita luruskan dan bersihkan NIAT. Kalau kita bisa ikhlas insyAllah akan mendapat pertolongan dari Allah Swt dari jalan-jalan yang tidak disangka-sangka. Kalau niat kita ikhlas, insyAllah kita semua akan ditolong oleh Yang Maha Ikhlas. Kalau kita yakin Allah Swt Maha Kaya, Allah akan memberikan kekayaan itu. Itu harus benar-benar diyakini oleh seluruh kader PKS. Tidak boleh ada keraguan sedikit pun. Kekuasaan hanyalah milik Allah Swt. Dia-lah yang mempergilirkan kekuasaan kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
KEDUA, BERPIKIR DAN BERSIKAP SEBAGAI PEMENANG
  1. Kita adalah para penyeru kebenaran. Sebagai seorang da’i, maka berpikir dan bersikaplah seperti pemenang. Seorang pemenang memiliki sikap percaya diri. Sikap yang selalu optimis. Selalu melihat segala sesuatu dalam perspektif yang positif. Jika berbicara menginspirasi. Responsif dalam mengambil setiap momentum dan peluang yang muncul. Bahkan, secara proaktif dalam mencipatakan momentum dan peluang di kala kondisi krisis atau susah. Itulah sikap seorang pemenang.

  1. Seorang pemenang tidak akan mengeluh dan menyalahkan keadaan. Karena bagi seorang pemenang bersikap mengeluh dan menyalahkan keadaan adalah sikap memalukan dan cirri seorang pecundang. Para pemenang selalu menjadi agen-agen yang mempelopori gerakan perubahan.

  1. Mereka tidak menunggu komando untuk melakukan amal kebaikan. Yang ada dalam pikiran mereka adalah terus bekerja dan berkarya. Mereka terus Mereka menciptakan terobosan-terobosan di tengah kebuntuhan dan kejumudan. Sikap seperti inilah yang harus dimiliki oleh kader-kader PKS. Sikap sebagai bagian dari pemberi solusi, bukan bagian dari permasalahan. Seorang pemenang dia berpikirnya tentang kemaslahatan dan kebaikan dakwah. Sikap seorang pemikul beban peradaban, bukan sekedar  pemburu jabatan dan kekuasaan.
KETIGA, REBUT HATI DAN PIKIRAN RAKYAT
  1. Jika kita ingin memenangkan suara rakyat, maka rebutlah hati dan pikiran mereka. Kita harus dengarkan apa yang sebenarnya mereka inginkan. Jadikan telinga mereka telinga kita. Jadikan lidah mereka lidah kita. Jadikan tangan mereka menjadi tangan kita. Jadikan langkah kaki mereka adalah langkah kaki kita. Dengarkan suara hati rakyat. Perjuangkan aspirasi mereka. Temui mereka. Bela mereka. Bantu mereka. Perjuangkan mereka. Sehingga tidak ada lagi jarak antara kader-kader PKS dengan rakyat yang kita perjuangkan.

  1. Dalam perjuangannya, PKS senantiasa berpegang teguh pada doktrin: “Nahnu minhum, Nahnu Ma’ahum, Nahnu Lahum”. Kita lahir dari rahim rakyat, bekerja bersama rakyat dan berjuang untuk kemaslahatan rakyat. InsyAllah. Oleh karena itu, kader-kader PKS harus terus turun tangan. Bangun silaturahim. Tebarkan salam. Doakan mereka dalam dzikir-dzikir kita. Bangun rasa kebersamaan. Bangun titik temu. Persempit segala perbedaan.

  1. Bangun sikap simpatik. Terutama dalam menjaga etika di media sosial. Jadilah netizen yang santun. Jadilah netizen yang bisa membangun citra positif bagi Partai. Selalu menebarkan nilai-nilai kebaikan. Menebarkan informasi yang baik dan benar. Tidak menjadi penebar berita bohong atau hoax. Tidak melalukan ujaran kebencian atau hate speech. Berhati-hatilah dalam bermain medsos. Hindari konflik yang justru menyebabkan hal-hal buruk bagi Partai dan Publik pada umumnya.

KEEMPAT, BANGUN KOLABORASI UNTUK MOBILISASI SUMBER DAYA.
  1. Kontestasi politik membutuhkan sumber daya yang mencukupi. Sumber daya itu bisa jadi berbentuk FINANSIAL, GAGASAN, KEAHLIAN, KEPAKARAN, JARINGAN, KADER, RELAWAN, MEDIA dan lain-lain. Semua sumber daya ini harus bisa dimobilisasi secara efektif dan efisien dalam satu tim kerja. Dalam melakukan mobilisasi sumber daya, penting untuk bisa melakukan kerja KOLABORASI dengan berbagai pihak. Tidak hanya mengandalkan sumber daya internal kita, tapi juga eksternal.
  2. Era saat ini kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus berkolaborasi. Kolaborasi dengan mitra koalisi, kolaborasi dengan para relawan, kolaborasi dengan donatur, kolaborasi dengan para pemikir, kolaborasi dengan jaringan komunitas, kolaborasi dengan organisasi masyarakat, kolaborasi dengan para ahli, kolaborasi dengan para pengusaha, kolaborasi dengan para cyber volunteer, kolaborasi dengan para jurnalis  dan lain sebagainya.
  3. Kerja kolaborasi ini merupakan sebuah keniscayaan jika kita ingin memaksimalkan mobilisasi sumber daya yang ada untuk mendukung upaya-upaya pemenangan dakwah di kontestasi politik. Tanpa ada kolaborasi, kita akan tidak mampu melakukan mobiliasi sumber daya secara maksimal.
  4. Dalam melakukan kolaborasi tersebut, kita harus tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai yang kita yakini. Pertama, kerja kolaborasi tersebut harus sejalan dengan nilai-nilai islam atau syariah. Semua aktivitas yang kita lakukan harus dalam koridor syariah sehingga keberkahan itu bisa kita peroleh.
  5. Kedua, kerja kolaborasi tersebut harus sejalan dengan hukum positif di negeri ini. PKS sebagai entitas partai politik di negeri ini harus taat pada aturan hukum. Karena itu, setiap aktivitas politik kita tidak boleh ada yang melanggar aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Aturan hukum inilah yang menjadi batas-batas kita dalam berjuang.
  6. Dan ketiga, kerja kolaborasi tersebut harus menjunjung tinggi etika atau fatsun politik. Jika syariah dan hukum positif memberikan batas-batasan apa yang benar dan tidak benar, apa yang boleh dan tidak boleh, maka etika politik memberikan kita apa yang pantas dan tidak pantas, apa yang menjadikan pilihan politik kita bermartabat di hadapan manusia (habluminannas).

KELIMA, BANGUN KAMPANYE JUJUR, POSITIF DAN KREATIF. 
  1. PKS sebagai Partai Dakwah menginginkan bahwa kontestasi politik adalah wahana kita untuk fastabiqul khairat yakni berlomba-lomba dalam menyeru kepada nilai-nilai kebaikan. Pesan kampanye yang kita usung harus menebarkan nilai-nilai kejujuran. Pesan kita harus benar. Tidak boleh ada kampanye yang menebarkan berita bohong atau hoax. Kebohongan harus kita lawan. Karena kebohongan hanya akan menghancurkan ikatan persaudaraan, pertemenanan dan menyulut konflik yang tidak perlu.
  2. Pesan kampanye kita harus menunjukkan keunggulan calon-calon yang kita usung. Tunjukkan nilai-nilai positif dari calon kita, program yang kita tawarkan, janji yang ingin kita laksanakan. Menangkan hati pemilih dengan pesan-pesan positif yang membangun dan menginspirasi.
  3. Pesan yang jujur dan positif akan menarik hati pemilih jika disampaikan secara kreatif. Kita harus dorong tim sukses kita agar lebih kreatif dalam menemukan cara-cara berkampanye. Terlebih kita saat ini hidup di era digital yang dipenuhi oleh kreativitas dan inovasi. Kreativitas menjadi kunci keberhasilan kita menggaet hati pemilih-pemilih kita. InsyAllah.
  1. Kalau pun harus bersikap kritis kepada kompetitor, maka yang diungkap adalah fakta dan data yang akurat. Tapi saya dengan tegas menyerukan kepada semua kader PKS agar tidak menyebarkan fitnah, tidak menyebarkan kampanye hitam atau black campaign. Itu tidak boleh. Kita serukan positive campaign dalam kampanye-kampanye kita. InsyAllah.
  1. Semoga Allah terus meneguhkan hati-hati kita untuk terus berhimpun dalam berjuang di jalan-Nya. Sesungguhnya kekuasaan adalah wasilah atau sarana untuk melipat gandakan amal kebaikan kita. Dengan izin Allah Swt, PKS  akan terus berkhidmat setiap saat, sepanjang hayat bukan hanya untuk kepentingan sesaat. InsyAllah dengan begitu Allah Swt akan berikan kita Kemenangan yang Bermartabat dan Penuh Keberkahan di negeri Indonesia yang kita cintai ini. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Ayo lebih baik! Merdeka! Allahu Akbar!
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

PKS Ajak Seluruh Elemen Wujudkan Cita-cita Kemerdekaan

 
Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al Jufrie

Jakarta (17/08) -- Makna merdeka tidak hanya sebatas lepas dari penjajah, namun merdeka adalah saat bangsa ini bersungguh-sungguh mewujudkan cita-cita para pejuangnya. Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Syuro DPP PKS, Habib Salim Segaf Al-jufri di Kantor DPP PKS, selepas pelaksanaan Upacara Kemerdekaan Indonesia, Jum'at (17/08/2018).
"Makna kemerdekaan bukan hanya lepas dari penjajah, tapi bagaimana bangsa ini harus mampu mewujudkan cita-cita para pejuang dan syuhada para pahlawan kita," terang Salim Segaf.
Menurutnya, perjuangan para pahlawan Indonesia yang sudah mempertaruhkan jiwa dan raga mereka, harus tetap terjaga dan diperjuangkan.
"Cita-cita para pejuang kita yaitu membawa bangsa ini menjadi bangsa yang merdeka, sejahtera, adil, makmur dan berdaulat. Serta menjadi negara yang diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain di dunia, cita-cita itu harus terus kita perjuangkan," ajaknya.
Perjuangan tersebut menurut Salim Segaf tidak akan terjadi jika hanya diperjuangkan oleh sebagaian elemen bangsa saja. Oleh karenanya, Ia mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk ikut serta memperjuangkan, mewujudkan dan merawat kemerdekaan.
"Kita harus saling bergandengan tangan, bersama-sama mewujudkan bangsa ini untuk menjadi lebih baik lagi, untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan," tutupnya.

8 Agustus 2018

PKS Percaya Prabowo Masih Dengarkan Sekutunya



Jakarta (8/8) -- Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diketahui mendatangi kediaman Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri di bilangan Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018) siang.
Menurut Ketua DPP PKS Sukamta, kedatangan Prabowo menemui Habib Salim adalah bentuk penghormatan dari Prabowo sebagai capres Gerindra kepada PKS dan Habib Salim Segaf.
"Saya melihat kedatangan Prabowo merupakan langkah dari Prabowo sebagai capres Gerindra untuk menghormati PKS," papar Sukamta dalam diskusi di Inews TV, Rabu (8/8/2018).
Habib Salim Segaf Aljufri, ujar Sukamta, adalah wujud kepemimpinan yang juga masuk sebagai salah satu cawapres yang diajukan PKS serta mendapatkan rekomendasi Ijtima Ulama.
Sukamta percaya, Prabowo masih mau mendengarkan aspirasi PKS sebagai sekutu partai yang sudah bertahun-tahun menjalin hubungan baik dan koalisi dalam berbagai kesempatan politik.
"Kami masih percaya Prabowo mendengarkan aspirasi sekutu karena menurut Pak Prabowo, PKS itu sekutu sejak sekian tahun yang lalu. Apalagi persekutuan ini dikuatkan oleh ijtima ulama," ungkapnya.

PKS Jawa Tengah Siapkan 888 Relawan ke Lombok



Semarang (8/8) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah siap menerjunkan 888 relawan untuk membantu korban bencana gempa bumi di Lombok. Musibah gempa berkekuatan 7,0 SR yang melanda Lombok, NTB, Ahad (5/8/2018) kemarin menyebabkan aktivitas di Lombok lumpuh.
Untuk membantu korban bencana dan pemulihan di sana, selain bantuan makanan dan obat-obatan dibutuhkan juga bantuan tenaga relawan.

"Sebanyak 888 relawan yang siap kami terjunkan ini semuanya merupakan relawan terlatih. Ada dokter, relawan trauma healing, petugas evakuasi lapangan, pengadaan dapur umum, pemulasaran jenazah dan tenaga medis," ujar Komandan Relawan PKS Jawa Tengah, Amir Darmanto di Semarang, Selasa (7/8/2018).

PKS Jateng Selasa (7/8/2018) kemarin, memberangkatkan gelombang pertama relawan menuju Lombok yang akan disusul oleh gelombang-gelombang berikutnya.

29 Juli 2018

Hasil Ijtima Ulama: Habib Salim Segaf Calon Wapres RI


Habib Salim Segaf AL Jufri
Jakarta (29/7) - Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional menghasilkan putusan bahwa calon presiden RI Prabowo Subianto dan calon wakil presiden RI Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufrie.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama Yusuf Muhammad Martak dalam konferensi pers di Hotel Peninsula, Jakarta, Ahad (29/7/2018).
"Ijtima menyampaikan dan mengusulkan keduanya karena mereka berdua mempunyai ketokohan sebagai ulama dan tokoh nasional," ungkap Martak.
Ulama dikatakannya tidak hanya berperan sebagai ulama melainkan sudah membuktikan kecintaannya kepada negara.
Deklarasi sudah mengajak diskusi dan rekomendasi beberapa partai politik satu diantaranya Partai Keadilan Sejahtera.
Untuk kepemimpinan nasional, peserta Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional sebelumnya merekomendasikan: Letjen TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Al Habib Dr. H. Salim Segaf Aljufri dan Letjen TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Ust. Abdul Somad Batubara, Lc., MA sebagai calon presiden dan calon wakil presiden untuk didaftarkan ke KPU oieh Partai Koalisi Keumatan dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.
Keputusan terkait kepemimpinan nasional mengikat seluruh peserta ijtima untuk memberikan dukungan kepada calon presiden yang direkomendasikan, selain itu ljtima juga mewajibkan peserta ijtima untuk menyosialisasikan hasil rekomendasi ini ke seluruh umat Islam Indonesia dan menyatakan mandat kepada Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Rizieq Syihab untuk mengambiI keputusan atas dinamika yang berkembang dalam proses pemilihan presiden 2019.
Ijtima diikuti oleh 600 ulama dan tokoh nasional dari seluruh provinsi di Indonesia. Dibuka o|eh Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama Habib Muhammad Rizieq Syihab pada Jumat (27/07/2018) malam melalui sambungan jarak jauh dari Tanah Suci, Mekah, Arab Saudi. Hadir dalam pembukaan sejumlah ulama tokoh nasional dan lima pimpinan partai politik, salah satunya Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman.

19 Juli 2018

Sejumlah Caleg Milenial Hiasi Formasi Bacaleg yang Didaftarkan PKS Boyolali

Fantika Vera dan Kusnulia Rosita, dua dari 11 caleg milenial yang siap berjuang di Boyolali

Boyolali (19/7) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali telah resmi mendaftarkan calegnya pada hari Selasa (17/7) yang lalu. PKS mendaftarkan sejumlah 44 caleg yang mewakili 5 dapil di Boyolali. Dari 44 caleg tersebut, terdapat 17 caleg perempuan atau sekitar 38%. Melebihi syarat sebagaimana yang diamanatkan UU yaitu minimal 30% caleg perempuan.

Selain telah memenuhi syarat minimal 30% caleg perempuan, sejumlah caleg generasi milenial juga menghiasi formasi BCAD yang didaftarkan oleh PKS tersebut. Ada 11 caleg generasi milenial atau sekitar 25% yang siap berjuang bersama PKS dalam Pemilu 2019.

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad mengatakan bahwa adanya caleg generasi milenial ini adalah sebagai wujud PKS dalam melakukan regenerasi terhadap partainya.

"Hadirnya caleg-caleg muda ini merupakan bukti bahwa PKS ini adalah partai kader yang senantiasa melakukan kaderisasi." Jelas Nur Acmad.

Selain itu, hadirnya caleg-caleg milenial ini adalah sebagai sarana untuk menampung aspirasi pemilih yang berasal dari generasi milenial.

"Pemilih yang berasal dari generasi milenial ini sangat besar jumlahnya yaitu sekitar 30%. Maka harus kami akomodir dengan menghadirkan caleg-caleg generasi milenial yang berkualitas." Tutur Nur Achmad, yang juga maju menjadi caleg di DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 8.

Kusnulia Rosita, salah satu caleg milenial yang akan berjuang melalui Dapil 5 (Ngemplak, Sambi, Banyudono dan Sawit) ini merasa terpanggil untuk berkontribusi lebih dalam memajukan Boyolali.

"Hidup ini adalah untuk kebaikan. Oleh karena itu saya ingin berkontribusi dalam kebaikan, salah satunya adalah dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui parlemen."Ungkap Kusnul.

Perempuan yang masih berstatus sebagai mahasiswi ini berjanji jika nanti terpilih akan lebih fokus untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan komunitas remaja.

Lain halnya dengan Fantika Vera. Caleg milenial yang diusung melalui Dapil 1 (Boyolali, Ampel, Mojosongo dan Teras) ini merasa terpanggil untuk berjuang melalui parlemen karena keprihatinannya terhadap dunia pendidikan. Perempuan muda yang berprofesi sebagai guru ini bercita-cita untuk memajukan dunia pendidikan agar lahir karya-karya besar demi kemajuan bangsa.

Sementara itu, Johan Fahyudi, caleg milenial yang berasal dari Banyudono, merasa terpanggil karena ingin memajukan daerah kelahirannya. Pemuda yang aktif sebagai Ketua Bidang Sosial Ikatan Takmir Masjid se-Desa Ngaru-Aru ini akan berjuang melalui Dapil 5 Boyolali. [HSM]

17 Juli 2018

Resmi Mendaftarkan Calegnya, PKS Boyolali Optimis Raih 7 Kursi DPRD Boyolali


 Boyolali (17/7) - DPD PKS Boyolali hari ini Selasa (17/7) secara resmi mendaftarkan bakal calon legislatifnya ke KPU Kabupaten Boyolali. PKS merupakan partai kedua yang resmi mendaftar setelah sehari sebelumnya Partai Golkar juga resmi mendaftar. Rombongan pengurus DPD PKS Boyolali yang berjumlah kurang lebih 15 orang diterima langsung oleh komisioner KPU sekitar pkl. 10.30 WIB.

Setelah melalui pengecekan, berkas persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap.

"Setelah berkas ini kami terima, tahap berikutnya adalah verifikasi. Dan hasil verifikasi akan kami sampaikan kepada parpol terkait pada tgl 21/7/2018." Tutur ketua KPU Siswadi Sapto Harjono

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad dalam keterangannya mengatakan bahwa PKS Boyolali serius dan siap memenangkan pemilu 2019.

"Setelah melalui tahapan yg cukup panjang dalam menentukan bacaleg, hari ini kami mendaftarkan 44 calon yang merupakan kader-kader terbaik kami." Jelasnya.

"Selain itu, calon yang kami usung ini juga sudah melebihi 30% keterwakilan calon perempuan. Dalam formasi yang kami daftarkan ada sebanyak 17 calon perempuan atau 38%." Imbuhnya

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa target perolehan kursi PKS Boyolali masih mengacu pada target yang ditetapkan pada Musda yaitu memperoleh 7 kursi DPRD Boyolali. Saat ini PKS menduduki 4 kursi DPRD Boyolali. [HSM]

3 Juni 2018

Bersama 30 Anak Yatim, PKS Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan

 
Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad menyerahkan bingkisan dan santunan kepada anak yatim

Boyolali (3/6) - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh kemuliaan dan keberkahan. Bulan dimana Allah SWT berikan pahala berlipat ganda bagi umatnya yang beramal ibadah. Bulan Ramadhan juga bulan dimana umat Islam sedang bergembira dan berbagi kebahagiaan. Tidak menyia-nyiakan keagungan bulan tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali menggelar acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Ahad (3/6) sore bertempat di Markaz Dakwah DPD PKS Kabupaten Boyolali dengan mengundang 30 anak yatim.

Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh PKS setiap tahunnya pada bulan Ramadhan.
"Bulan Ramadhan adalah bulan kebahagiaan, maka kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak yatim." Jelasnya. Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa acara ini akan terus dipertahankan setiap tahunnya. Kalau tahun ini santunan diberikan kepada 30 anak yatim, maka akan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jateng, H. Syaifudin, S.Si. Dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa PKS terus berusaha melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah yang berusaha mensejahterakan rakyat.

"Ahmad Heryawan itu adalah pemimpin yang dilahirkan PKS untuk Jawa Barat. Beliau memimpin Jabar selama dua periode dan meraih ratusan penghargaan sebagai bukti keberhasilannya memimpin Jabar." Jelas Syaifudin memberikan contoh. Tidak lupa beliau meminta doa kepada peserta yang hadir terutama anak-anak yatim agar PKS tetap istiqomah dan tetap berkhidmat untuk rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, santunan dan bingkisan diberikan kepada 30 anak yatim yang ada di Boyolali. Anak-anak tampak gembira menerima bingkisan dan santunan. Semoga keceriaan tersebut terus terpancar pada anak-anak tersebut. [HSM]

23 Mei 2018

Hidayat-PKS: 200 Nama Mubalig Bukan Fatwa, Tak Mengikat

 
Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid meminta pada menteri agama untuk segera berkonsultasi dengan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan MUI terkait daftar 200 mubalig. Upaya ini perlu dibahas apakah memang lebih banyak manfaat atau mudaratnya.

"Yang saya dengar bahwa nama-nama itu diusulkan oleh ormas-ormas Islam yang besar yang ada di Indonesia dan juga masjid-masjid besar yang ada di Indonesia," kata Hidayat di gedung DPR, Jakarta, Selasa 22 Mei 2018.

Ia menambahkan, rekomendasi daftar mubalig yang dikeluarkan menag bukan fatwa maupun hukum agama yang mengikat. Tapi, karena hal ini menjadi polemik maka sebaiknya hal ini dikaji.

"Karena sebagian nama-nama menjadi polemik, sebaiknya Kemenag bertemu dengan para tokoh-tokoh pimpinan umat beragama dalam hal ini Islam, untuk kemudian menghadirkan koreksi dan menghadirkan perbaikan supaya yang betul-betul muncul adalah maslahat, jangan ada polemik," kata Hidayat.

Meski begitu, menurutnya, sebenarnya pada tingkat akar rumput, masyarakat tak terlalu mempermasalahkan apakah mubalig yang mereka undang masuk atau tidak dalam daftar yang disusun Kemenag.

"Mereka sudah mempunyai preferensi sendiri dan itulah karenanya segera akhiri polemik ini, karena tingkat masyarakat sesungguhnya mereka sudah menerima ustaz-ustaz dan mubalig yang merupakan rujukan mereka sendiri," kata Hidayat.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyadari masalah 200 mubalig yang dirilis institusinya menjadi gaduh dan hiruk pikuk.

Dia menjelaskan latar belakang Kemenag mengeluarkan daftar itu, lebih dahulu mendapat banyak permintaan, pertanyaan dari sejumlah kalangan, baik perorangan maupun institusi kementerian lain, dan lembaga BUMN, yang meminta nama-nama penceramah yang baik.

Karena banyak permintaan, Kemenag pun bereaksi dengan mengeluarkan daftar tersebut. Setidaknya ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan.

Pertama, mereka yang memiliki kompetensi, mumpuni. Orang yang menguasai dasar-dasar ilmu agama Islam karena substansi yang diceramahkan materi keislaman. Kedua, cukup berpengalaman sebagai penceramah. Ketiga, mereka punya komitmen tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan.

Lukman menambahkan, Kemenag juga sudah menghubungi ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, masjid-masjid besar di kota besar, sejumlah ulama, kiai sebelum mengeluarkan daftar mubaliq. Mereka lantas diberikan nama-nama penceramah, lalu dihimpun 200 nama-nama itu.

Namun, dia menegaskan bahwa daftar itu bukanlah final. Nama-nama baru bisa saja masuk.

Sumber: Viva.co.id

Politisi PKS Nasir Djamil Sebut Jokowi Belum Aman


Jakarta (22/5) - Posisi Joko Widodo yang menempati peringkat tertinggi dalam jejak pendapat oleh lembaga survei dinilai belum aman menuju Pemilihan Presiden 2019. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengatakan bahwa beberapa faktor dapat mengubah peta dukungan yang berdasarkan hasil-hasil survei sejauh ini masih dimenangi oleh Jokowi.

"Tingkat kemantapan pemilihan calon Presiden masih fifty-fifty, artinya orang yang masih mungkin berubah atau orang yang tidak mau menjawab sama jumlahnya dengan orang yang mantap," papar Nasir dalam acara Rilis Survei Nasional: Konstelasi Elektoral Pilpres & Pileg 2019 Pasca Deklarasi Prabowo Subianto di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Adapun, berdasarkan hasil survei Charta Politika, pemilih yang sudah mantap memilih Jokowi sebagai calon Presiden berjumlah 56,7%. Sementara, 30,9% dinyatakan masih belum mantap. Di sisi lain, calon kandidat dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, memiliki pemilih yang mantap akan mendukung sebanyak 48,5%. Namun, jumlah pemilih yang dinyatakan tidak mantap memilih Prabowo jumlahnya juga tidak sedikit, yakni 43,2%.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan terdapat tendensi kenaikan elektabilitas Prabowo Subianto setelah Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menyampaikan deklarasi.

"Ada tendensi kenaikan dari Prabowo Subianto dari hasil deklarasi," ujarnya
Selain mencermati peluang bakal calon Presiden ada Pemilu 2019, Nasir Djamil juga memberi penilaian terhadap proses demokrasi yang berlangsung menjelang Pemilu 2019 berdasarkan hasil survei Charta Politika.

"Dari hasil survei ini, ada kesuraman demokrasi di Indonesia. Coba bayangkan, ketidaktahuan masyarakat terhadap Pemilihan Presiden 2019 masih besar, 41,5%," ujar Nasir.

Sumber: Bisnis.com

Fraksi PKS Tolak Impor Beras

 
Jakarta (22/05) -- Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Hermanto menolak tegas kebijakan impor beras yang baru-baru ini dilakukan kembali oleh pemerintah.
“Impor beras merupakan kebijakan yang tidak mendukung kedaulatan pangan dan berimplikasi pada semakin miskinnya petani”, ujar Hermanto menanggapi diterbitkannya izin impor beras sebanyak 500 ribu ton oleh  Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang berlaku hingga Juli 2018.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Kemendag), Oke Nurwan mengatakan izin impor dikeluarkan karena pasokan beras dalam negeri kurang meskipun sebelumnya telah dikeluarkan izin impor beras 500 ribu ton.  Menurutnya,  tanda adanya kekurangan pasokan ialah harga beras yang masih tinggi di pasaran. Harga tersebut masih di atas harga eceran tertinggi (HET).

Namun menurut Hermanto, kenaikan harga beras saat ini merupakan kondisi yang sengaja diciptakan agar memberi peluang beras impor masuk kedalam sistem pasar. 

"Ketiadaan koordinasi antara Kemendag dan Kementan telah menimbulkan situasi yang absurd. Kondisi ini dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mengambil keuntungan besar dengan menaikan harga beras. Harga beras medium lalu naik dan bertahan diatas HET. Selanjutnya Pemerintah memutuskan untuk impor beras", paparnya.

Dengan akan masuknya beras impor tersebut petani tidak diuntungkan dengan kenaikan harga beras saat ini. Oleh karenanya, Hermanto menilai tindakan Kemendag tersebut tidak dapat dibenarkan.

"Semestinya pemerintah bisa mengatasi kenaikan harga beras dengan mengoptimalkan penyerapan pembelian beras dari petani dimana saat ini telah masuk musim panen", tuturnya.

Belum lama ini Hermanto meninjau kawasan pertanian Bukit Mendawa Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dimana kondisi padi siap panen. Sehingga, menurutnya alasan kekurangan pasokan tidak dapat dibenarkan.

Lebih jauh ia menegaskan, impor beras tidak selaras dengan UU Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.  Undang-undang ini mengamanatkan kedaulatan pangan.

"Kedaulatan pangan itu artinya apa yang kita makan berasal dari yang kita produksi. Dengan kata lain pangan kita diproduksi di dalam negeri sendiri", pungkas legislator FPKS dari dapil Sumbar I ini.

17 Mei 2018

Komisi I Kutuk AS Nekat Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

 
Ketua Komisi I Abdul Kharis Al Masyhari
Jakarta (16/5) - Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengutuk keras langkah Amerika Serikat yang membuka kantor kedutaannya di tanah Palestina untuk negara penjajah Israel.

"Duka yang mendalam kepada warga Palestina di Gaza, mereka gigih memperjuangkan kemerdekaan sebagai sebuah bangsa, namun disisi lain AS mengamini pembantaian itu dengan membuka kantor di Yerusalem tanah Rakyat Palestina" ujar Abdul Kharis Almasyhari dalam keterangan di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ia mengatakan langkah AS seperti membuka kotak Pandora krisis timur tengah yang kian meruncing dan melampaui batas kemanusiaan , dimana 128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia.

Hal itu jelas sekali menunjukkan sikap arogan AS dan tidak menghormati PBB dan Majelisnya sebagai kesepakatan negara dunia.

"Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB, bagaimana kami akan menghormati langkah anda jika anda tidak menjalankan dan menerima keputusan seakan kami 128 negara tidak ada," ujar Kharis yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKS ini.

Langkah sepihak AS memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, jelas mengganggu perdamaian dunia yang selama ini diperjuangkan. "AS telah melewati garis merah batas perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah yang merupakan langkah awal kehancuran bagi perdamaian yang Amerika sendiri menggagasn ya, perlawanan akan semakin masif, semua negara Islam bersama Palestina dan 128 negara yang lain juga, Amerika harus menghentikan langkahnya," kata anggota DPR RI asal Solo ini.

Kharis juga mengingatkan bahwa Yerusalem bukan lah milik Israel apalagi AS sehingga Negeri Paman Sam juga tidak berhak untuk memutuskan apakah Yerusalem menjadi bagian dari Israel atau bukan.

"Siapa yang memberi AS hak untuk memutuskan bahwa Yerusalem adalah bagian dari Israel? Yerusalem bukan milik AS. Hormati PBB dan tarik kedutaan AS dari Yerusalem!" tegas Kharis.
Yerusalem atau Al Quds di Palestina merupakan salah satu tanah suci umat Islam, negara-negara Timur Tengah dan juga negara-negara Islam akan selalu menempatkan Palestina sebagai perhatian utama dalam kebijakan luar negeri.

"Sesuai pembukaan UUD 1945 Indonesia akan selalu di depan dalam perdamaian dunia dan kemerdekaan suatu bangsa sudah jelas menjadikan Palestina sebagai arus isu utama dalam kebijakan luar negeri senafas dengan konstitusi kita," pungkas Kharis.

14 Mei 2018

PKS Luncurkan Tagline Ayo Lebih Baik di Milad 20

 
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan keterangan pers dalam Puncak Milad 20 PKS, di SICC Sentul, Bogor, Ahad (13/5) (PKSFoto)

Bogor (13/5) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) genap berusia 20 tahun memasuki tahun 2018. Partai yang lahir dari rahim reformasi ini meluncurkan tagline Ayo Lebih Baik pada peringatan puncak Milad ke-20 PKS di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menerangkan, PKS yang seusia dengan reformasi sudah tumbuh beranjak menjadi partai dewasa. Tagline Ayo Lebih Baik pun diluncurkan agar dalam usia 20 tahun ke depan bisa lebih baik.

"Kita punya rangkaian milad yang cukup panjang. Hari ini pada acara puncak milad banyak pagelaran seni budaya termasuk tagline yang kita usung Ayo Lebih Baik," ujar Sohibul dalam konferensi pers di SICC, Bogor, Ahad (13/5/2018).

Pada rangkaian Puncak Milad 20 PKS, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan orasi politik. Hadir pada rangkaian Puncak Milad 20 PKS Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seluruh kepala daerah dari PKS se-Indonesia, Pengurus DPP PKS, Pengurus DPW PKS se-Indonesia dan hampir 20 ribu kader dan simpatisan PKS.

Lantunan Bela Sungkawa dari 20 Ribu Kader PKS untuk Korban Teror


Hampir 20 ribu kader dan simpatisan PKS yang memadati SICC Bogor mengirimkan bela sungkawa terhadap korban teror bom Surabaya, Ahad (13/5) (PKSFoto)
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman kembali mengirimkan bela sungkawa terhadap terhadap korban teror di Surabaya. Kali ini Presiden PKS mengajak hampir 20 ribu kader dan simpatisan PKS yang hadir di Sentul International Convention Center (SICC) untuk mengirimkan bela sungkawa terhadap tindakan keji yang menyasar rumah ibadah di Surabaya.

Presiden PKS juga menegaskan agar dalang di balik tindakan biadab itu segera diungkap. Agar, teror yang mengancam masyarakat bisa segera dihentikan.

"PKS berbelasungkawa terhadap kejadian bom di tiga gereja di Surabaya. PKS mengutuk perbuatan teror apapun. Kami menghimbau kepada aparat untuk mendeteksi siapa yang berada di belakang teror-teror yang terjadi," tuturnya di hadapan puluhan ribu kader dan simpatisan PKS pada puncak Milad 20 PKS, Ahad (13/5/2018).

Sohibul Iman lantas mengimbau agar umat beragama tidak terprovokasi terhadap aksi kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini dan mempercayakannya kepada aparat yang berwenang.

"Kami mengimbau kepada semua umat beragama untuk tidak terprovokasi atas segala kejadian teror yang terjadi. Kami meyakini jika semua agama tidak mengajarkan kekerasan."

Dari Ajang Milad, PKS Kirim Belasungkawa Korban Terorisme

 
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman memberikan keterangan pers dalam Puncak Milad 20 PKS, di SICC Sentul, Bogor, Ahad (13/5) (PKSFoto)

Bogor -- PKS menggelar rangkaian puncak Milad ke-20 PKS pada Ahad (13/5/2018). Bersamaan dengan rangkaian puncak milad, terdengar kabar tentang pengeboman sebuah gereja di Surabaya, Jawa Timur.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengungkapkan bela sungkawa yang mendalam terhadap peristiwa pengeboman rumah ibadah di Surabaya. Sohibul Iman menyebut peristiwa teror di Surabaya sudah di luar perkiraan manusia.

"Di tengah Milad ke-20 ada kesedihan mendalam saat mendengar peristiwa yang saya kira luar nalar manusia. Kami sampaikan bela sungkawa terhadap para korban dan kami mengutuk tindakan tersebut," kata Sohibul dalam konferensi pers Puncak Milad 20 PKS di SICC, Bogor, Ahad (13/5/2018).

Sohibul melanjutkan tindakan anarkis terhadap sesama manusia apalagi tindakan tersebut dilakukan di tempat ibadah. Sohibul menegaskan tindakan terorisme dengan menyerang rumah ibadah umat lain adalah tindakan yang sama sekali tidak diajarkan dalam agama lebih-lebih Islam.

Sohibul berharap teror di Surabaya tidak memicu konflik dan perseteruan antarumat beragama. Meski, papar dia, patut dicurigai ada pihak-pihak yang ingin mengadu domba antarumat beragama.

"Saya Presiden PKS bersama elemen bangsa ini akan bahu membahu melawan setiap adu domba rakyat Indonesia yang sudah berada dalam kondisi rukun," ujar Sohibul.

Kutuk Bom Surabaya, Presiden PKS: Tindakan Biadab Harus Kita Lawan

 
Presiden PKS Mohammad Sihibul Iman

 Jakarta (13/5) - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman mengutuk keras tindakan teror bom di Surabaya, Ahad (13/5/2018) pagi. Bagi Sohibul Iman, tindakan teror apapun adalah tindakan biadab yang tidak bisa dibenarkan dalam konteks apapun. Teror, ujar Sohibul, adalah bentuk kejahatan kemanusiaan yang sangat serius. Sebab itu semua tindakan terorisme harus dilawan apapun alasannya. Agama apapun, kata Sohibul saat menghadiri persiapan Puncak Milad PKS ke-20, tidak membenarkan tindakan teror kepada masyarakat.

"Tindakan teror atas nama apapun adalah tindakan biadab dan salah satu bentuk kejahatan kemanusiaan yang harus kita lawan. Semua agama mengutuk tindakan terorisme!" papar Sohibul Iman di sela-sela puncak Milad 20 PKS di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Ahad (13/5/208).

Politisi asal Tasikmalaya ini pun mengungkapkan duka cita yang mendalam bagi para korban dari tindakan teror bom di Surabaya. "Turut berduka cita atas teror bom di Surabaya," papar dia.

Ketua FPKS MPR-RI Tifatul Sembiring menambahkan, PKS tegas mengutuk tindakan teror bom di Surabaya kepada sebuah gereja. Tindakan penyerangan rumah ibadah apapun, ujar Tifatul, tidak bisa dibenarkan.

Bahkan agama Islam tidak ada satupun ajaran yang mengizinkan tindakan teror kepada tempat-tempat ibadah. "PKS mengutuk keras serangan teroris terhadap gereja-gereja di Surabaya maupun tempat ibadah lain. Tidak ada ajaran Islam yang membolehkan menyerang tempat ibadah," papar Tifatul.

7 Maret 2018

Sukamta: Penyalahgunaan NIK, Pemerintah Harus Tanggung Jawab

 
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta

Jakarta (7/3) -- Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta meminta agar pemerintah bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan NIK untuk mendaftarkan 50 nomor.
"Kita minta pertanggungjawaban pemerintah atas tersalahgunakannya NIK ini. Sejak awal kami sudah berulang kali menegaskan pemerintah agar menjamin perlindungan dan keamanan data pribadi masyarakat sebagaimana sudah diatur dalam Undang-undang kependudukan. Pemerintah terkesan over confident untuk selalu menjamin tidak akan terjadi tersalahgunakannya data masyarakat," tuturnya ketika dihubungi melalui seluler, Selasa (6/3) lalu.

Sekretaris Fraksi PKS di DPR ini mengingatkan pemerintah agar melaksanakan amanah UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah mengatur perlindungan data pribadi ini. Pada Pasal 26 ayat 1, diatur bahwa penggunaan informasi menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan."

Pada bab penjelasan UU ITE juga ditegaskan bahwa dalam pemanfaatan teknologi Informasi, perlindungan data pribadi merupakan salah satu bagian dari hak pribadi (privacy rights). Maka, dengan kejadian disalahgunakannya NIK dan KK ini, dapat diartikan bahwa pemerintah telah lalai dalam menjamin salah satu hak pribadi warganya.  

“Kami setuju dengan urgensi  registrasi Sim Card dalam rangka mencegah dan meminimalisasi tindak kejahatan seperti kejahatan terorisme, penipuan, hoax, dll. Tapi tanpa jaminan keamanan dan perlindungan data pribadi, hanya akan menimbulkan kejahatan-kejahatan baru. Disamping itu dengan adanya data pengguna yang akurat ini akan menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan dunia digital di Indonesia. Tetapi lagi lagi syarat utama pengembangan digital adalah keamanan data pribadi, tanpa itu dunia digital kita akan tetap rentan dan pasti tidak akan berkembang dengan optimal.

Karena itu Saya mendesak Kominfo untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Dan bila memang terjadi kesalahan, tuntut pertanggungjawaban semua pihak terkait. Meskipun bila kesalahan ada pada operator, pemerintah juga tetap harus ikut bertanggung jawab," tegas wakil rakyat dari Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

15 Februari 2018

[Serial Capres] Ahmad Heryawan, Prestasi Tiada Henti

 
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan

Oleh: Arka Atmaja (Relawan Literasi PKS Jateng)
Dari semua kader PKS yang telah menjadi pejabat publik, tak terbantahkan, Ahmad Heryawan atau Aher lah yang paling sukses. Menang dengan mengejutkan, dan setelah memimpin, ia berhasil membuat orang berdecak kagum.

Politisi yang lahir 52 tahun yang lalu di Sukabumi ini, sukses mendapatkan 234 Penghargaan selama memimpin Jabar (sampai agustus 2017), mungkin sudah bertambah. Atau kalau di buat rata-rata, 13 hari sekali Aher memberikan kebanggaan kepada warga Jabar dengan penghargaan yang di terimanya.

Jumlah penghargaan ini juga menempatkan dirinya sebagai Gubernur dengan penghargaan terbanyak se Indonesia. Benar-benar Gokil.

Aher adalah gambaran dari Slogan PKS, Bersih, Peduli dan Profesional. Sebagai kader PKS yang telah menjadi pejabat publik, ia sukses melewatinya dengan catatan yang akan sulit diikuti oleh generasi setelahnya. Ia adalah Teknokrat sejati.

Di tengah pengelolaan Pemerintah Daerah yang mana banyak persoalan dalam managemen anggarannya. Aher membuktikan bahwa Jabar berhasil sukses mewujudkan Pemerintah yang Good Governance. Jabar mendapatkan catatan WTP enam kali berturut-turut. Itu artinya Pemerintah Jabar telah menyelenggarakan pemerintahan dengan pengelolaan anggaran daerah yang profesional.

Perjalanan Aher menuju panggung politil tidaklah singkat. Sebelum duduk menjadi orang nomor satu di Jawa Barat, Aher adalah anggota dewan DPRD DKI Jakarta selama dua periode sejak tahun 1999. Ia termasuk dari sedikit kader PKS yang tembus menjadi Pejabat Publik saat PKS masih bernama PK.

Pilgub 2008 menjadi tonggak sejarah karir politiknya, secara mengejutkan, berpasangan dengan Dede Yusuf yang saat itu tidak diunggulkan berhasil mendapatkan suara terbanyak. Namun pasangan ini hanya satu periode bersama, setelah periode kedua, Aher berpasangan dengan Dedi Mizwar.

Kalau Jokowi bisa menjadi Presiden setelah sukses memimpin solo, rasa-rasanya, Aher pun layak memimpin Indonesia setelah sukses memimpin Jabar.

Fikri Faqih : Nomer 2 Isyarat Kemenangan

Ketua DPW PKS Jateng, Abdul Fikri Faqih

SEMARANG - Selasa (15/02) malam tadi pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah mengikuti acara pengambilan nomer urut Pilgub Jateng 2018 di Aula Hotel Patra Jasa Semarang. Pasangan Sudirman Said - Ida Fauziyah mendapatkan nomer urut 2 dalam pencalonan Pilgub Jateng 2018. Ketua DPW PKS Jateng Fikri Faqih menyebut bahwa nomer 2 adalah isyarat kemenangan.

" Pak Dirman dan Bu Ida memang berharap mendapatkan nomer urut 2. Nomer 2 melambangkan kemanusiaan yang adil dan beradab artinya pasangan cagub cawagub memang melihat pencalonan ini sebagai panggilan kemanusiaan. Nomer 2 juga berarti victory, kemenangan." ujar Fikri.

Lebih lanjut Fikri Faqih menyebut pengambilan nomer urut memberi motivasi besar untuk PKS. " Pengambilan nomer urut ini memberi motivasi besar bagi seluruh kader dan struktur untuk memaksimalkan kerja memenangkan calon usungan." Sebutnya.

" Alhamdulillah beberapa daerah telah melaksanakan Rakerda. Ini bagian dari usaha untuk mengonsolidasikan seluruh komponen partai. PKS adalah bagian dari koalisi akan membagi semangat dan membagi kerja untuk memenangkan Dirman - Ida." papar Fikri.

Senada dengan hal itu Sudirman Said menyebut bahwa dirinya mencalonkan diri karena panggilan kemanusiaan. " Kami mencalonkan diri atas panggilan kemanusiaan untuk melayani masyarakat Jateng. Kami tidak ingin jika jadi nantinya akan menjadi kepala daerah selanjutnya yang terseret kasus korupsi." ujar lelaki yang akrab dipanggil Pak Dirman ini.

" Total sudah ada 20 kelompok relawan yang sudah terbentuk dan siap bergerak. Kami optimis akan menang apalagi jika Bu Ida bisa menarik suara perempuan Jateng." pungkas Sudirman Said.

Seluruh Aleg PKS Gelar Konsolidasi Nasional

 
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini

Yogyakarta (13/2) -- Ajang konsolidasi anggota legislatif PKS se-Indonesia yang diselenggarakan Fraksi PKS DPR RI Selasa, 13 Februari 2018 resmi dimulai. Acara yang berpusat di Hotel Alana Yogyakarta ini diselenggarakan selama 4 hari, dari tanggal 13 sampai 16 Februari 2018.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, kegiatan ini dikemas dalam agenda Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS se-Indonesia. Kegiatan ini melibatkan Fraksi PKS dari tingkat DPR hingga DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia.
"Kegiatan Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS Nasional ini kita gelar setiap tahun, sebagai ajang konsolidasi seluruh Aleg PKS. Aleg PKS garda terdepan memperjuangkan visi misi PKS 'berkhidmat untuk rakyat'. Maka dengan acara ini kita harapkan semakin mempertegas komitmen kerakyatan dan keummatan," jelas Jazuli.
Menurut Jazuli di dalam acara Rapat Pleno Istimewa Fraksi PKS Nasional akan dibahas beberapa isu strategis. Pertama, peran Aleg PKS untuk mendukung penguatan citra PKS. kedua, konsolidasi Aleg PKS untuk mendukung pemenangan Pilkada dan Pemilu 2019, ketiga pembahasan isu-isu strategis nasional dan daerah.
Sementara itu Ketua Panitia, Sukamta menyampaikan bahwa acara ini dihadiri 1.000 anggota legislatif PKS dari tingkat pusat, propinsi dan kabupaten/kota.
"Puncak acara akan berlangsung pada hari Kamis 15 Februari 2018 yang akan dihadiri Ketua Majelis Syuro PKS, Dr. Salim Segaf Al-Jufri serta Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman Ph.D," jelas Sukamta yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPR RI.
Selain acara-acara persidangan, Legislator PKS se-Indonesia juga akan menikmati sajian "Ngaji Budaya" berupa pagelaran wayang kulit dengan lakon "Babad Wanamarta, Puntadewa Ratu" bersama dalang Ki Manteb Soedharsono pada Kamis malam.
"Kita harapkan Aleg PKS se-Indonesia nantinya juga berkesempatan untuk menikmati kuliner khas Jogja serta berbagai obyek wisata. Semoga semua dapat menikmati, dan masyarakat Jogja juga bisa mendapat manfaat, dari sisi ekonomi salah satunya," pungkas Anggota DPR RI Dapil DIY ini.

11 Februari 2018

Mardani Ali Sera: Rugi Kader PKS Kalau Tidak Ikut Jihad Pilkada

Ketua tim Pemenangan Anies Sandi, Mardani Ali Sera saat sharing pengalaman Pilgub DKI

SOLO (10/2) – Eks Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta Mardani Ali Sera berbagi strategi dan kunci kemenangan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta kepada ratusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah pada Sabtu (10/2/2018) di Kota Solo, Jawa Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, dia meminta seluruh kader di Jateng untuk berjuang dalam pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.”Pilkada ini tentang tarbiyah kita, dalam setiap jihad, tentu akan meningkatkan derajat kita, seperti yang terjadi dalam perang badar, ada inferiority kompleks, dan akhirnya Allah SWT memenangkan perang tersebut, rugi kalau tidak ikut jihad Pilkada,”katanya
Mardani menyebut bahwa salah satu kunci kemenangan yang bisa ditularkan dan ditiru dalam  Pilkada yang akan digelar pada Rabu (27/6/2018) mendatang adalah manajerial yang baik.“Dalam Pilgub DKI Jakarta, ada kekuatan tarbiyah disana, ruhiyah yang harus dimiliki para relawan dan manajerial yang baik, dan jika ingin menang, harus ada tujuan yang jelas, peta yang jelas, pasukan yang jelas dan detail yang jelas,”ujar Mardani.
Lebih lanjut, Mardani menyampaikan bahwa dengan peta dan tujuan yang jelas, relawan dan tim pemenangan Pilkada bisa melakukan kerja-kerja dengan benar. “Peta yang benar memudahkan bekerja dengan benar,”tegas pria yang juga Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS ini.
Salah satu yang menjadi kunci kemenangan, kata Mardani adalah kekuatan relawan, yakni pasukan semut hitam.“Gabungan dari seluruh sayap, kemarin kan ada Gerindra, PKS, PAN, kemudian relawan Mas Anies, Bang Sandi, semua di kelurahan bikin kelompok yang memetakan RT/RW, siapa tokohnya, siapa institusinya, bagaimana pendekatannya dan bagaimana ploting-nya. Sesudah itu mereka jagain, sampai sekarang pun masih dijaga,”jelasnya.
Selain itu, kekuatan yang tidak boleh dipandang remeh adalah kekuatan relawan perempuan. The power of emak-emak, kata Mardani sangat membantu dalam pemenangan Pilgub DKI Jakarta.
“The power of emak-emak,mereka  punya kebebasan dalam menelurkan strategi, misalnya saat kita mau kasih kaos ke relawan perempuan, mereka tidak mau, maunya kerudung, agar lebih mengena kepada calon pemilih perempuan,”jelasnya lagi.
Dalam Pilgub Jateng 2018 sendiri, PKS Jateng mengusung Sudirman Said-Ida Fauziyah bersama Partai Gerindra, PAN dan PKB.
Sementara di tingkat Kabupaten, PKS Jateng mengusung dua kadernya di dua Pilkada, yakni Setia Budi Wibowo yang menjadi calon Wakil Bupati mendampingi Hartini di Pilkada Kudus dan Rohadi Widodo menjadi calon Bupati Karanganyar bersama  Ida Retno Wahyuningsih di Pilkada Karanganyar.

6 Februari 2018

Aher dan Antitesa Sekularisme


Terbayangkah oleh kita ada sosok politisi Islam yang bertabur prestasi kala menjabat sebagai gubernur? Tercatat, sudah 250 penghargaan dalam durasi kepemimpinannya sebagai gubernur Jawa Barat. 

Menginjak masa-masa akhir kekuasaannya, jika dianggap 1 tahun 365 hari dikalikan sembilan tahun dibagi 250 penghargaan, maka muncul angka 13 hari sekali penghargaan diraihnya. Dialah Ahmad Heryawan.

Bagaimana kita menjelaskan sosok kader PKS tersebut dalam pertarungan hegemoni wacana Islam vs Sekularisme?

Cukup mudah menjawabnya. Bagi saya, ini adalah antitesa dari sekularisme. Sudah cukup lama kita dipaksa untuk menerima pemikiran bahwa agama harus dipisahkan dari kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Agama (baca: Islam) menurut kaum sekuler tak memiliki peran dalam proses pembangunan bangsa. Alih-alih berkontribusi, agama justru menjadi pemicu konflik dan penghambat kemajuan. Akhirnya muncul pemikiran liar yang mempertanyakan sumbangsih agama bagi pembangunan.

Menurut kelompok yang getol menyuarakan peminggiran agama tersebut, kesalehan seseorang tidak berbanding lurus dengan aksinya di masyarakat. Mereka menuding kelompok atau orang yang membawa-bawa agama justru berkelakukan tidak sesuai dengan nilai-nilai agama yang dianutnya. Karena itu, sudah selayaknya agama atau orang sholeh tak mendapat tempat dalam pembangunan bangsa. Pendek kata: agama hanya di awang-awang, berjarak dari realitas sosial.

Untuk menguatkan cara berpikirnya itu, mereka lalu membuat perbandingan dengan orang-orang yang tak membawa-bawa agama dalam kehidupannya sehari-hari namun mempunyai prestasi kerja yang bagus. Tersebutlah nama Jokowi yang kemudian sukses dijadikan sebagai presiden. Kata mereka, Jokowi tak agamis tapi kinerjanya sebagai walikota Solo dan gubernur DKI Jakarta luar biasa. Sosok inilah yang dibutuhkan bangsa. Begitu pula Ahok.

Tapi Allah sepertinya mendengar rintihan umat Islam di Tanah Air yang tengah gelisah dengan kondisi di negerinya akhir-akhir ini. Tiba-tiba muncul sosok Aher. Fenomena ini seolah menjadi antitesa dari sintesa sekularisme yang terus digembar-gemborkan para pegiatnya.

Ternyata orang sholeh itu bisa berprestasi. Ternyata Islam memiliki peran atau kontribusi dalam pembangunan bangsa. Ternyata orang sholeh dapat mengemban amanah masyarakat dan berpikir inovatif. Dan ternyata, Islam bukan tidak mengawang-awang, ia bisa membumi, dekat dengan masyarakat dan dapat membawa kesejahteraan.

Karena itu, tak heran jika Aher jadi salah satu capres yang digadang-gadang PKS untuk maju di 2019. Prestasi dan kinerjanya sangat patut untuk dinikmati oleh seluruh rakyat di negeri ini, tak cuma di Tanah Pasundan.


Erwyn Kurniawan
Presiden Reli

31 Januari 2018

Ikuti Verifikasi Faktual, PKS Boyolali Dinyatakan Memenuhi Syarat

Pengurus DPD PKS Boyolali berfoto bersama dengan KPUD Boyolali usai verifikasi faktual

Boyolali (31/1) - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali menerima kunjungan tim verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Boyolali hari ini, Rabu 31 Januari 2018. Tampak dalam rombongan Ketua KPUD Kab Boyolali, Siswadi Saptoharjono, anggota KPUD Ali Fachrudin dan anggota Panwaslu Boyolali, Widodo. Tim Verifikasi hadir di Kantor Sekretariat DPD PKS Boyolali Jln. Tape Baru, Mojosongo sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung disambut oleh Ketua DPD PKS Boyolali, Nur Achmad, beserta segenap pengurus PKS lainnya.

Ketua KPUD Kabupaten Boyolali, Siswadi Saptoharjono dalam sambutannya menyampaikan bahwa verifikasi faktual ini merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa semua partai politik calon peserta pemilu 2019 wajib diverifikasi secara faktual.

“Menindak lanjuti putusan MK, terbit PKPU no 5 tahun 2018 tentang tahapan pemilu legislatif 2019 dan PKPU no 6 tahun 2018 tentang pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta pemilu 2019.” Jelas Siswadi

Lebih lanjut, Siswadi menjelaskan bahwa yang akan diverifikasi nanti meliputi kepengurusan inti partai ditingkat kabupaten, status kantor, keterwakilan minimal 30% perempuan dalam kepengurusan dan anggota partai politik. Khusus angota parpol, diambil sampel minimal 5% dari yang terdaftar dalam Sipol dan akan dicek kesesuaian antara KTA dengan KTP elektronik anggota tersebut.

Proses verifikasi faktual sendiri berjalan dengan lancar. Dimulai dengan memverifikasi kepengurusan inti di tingkat kabupaten dengan memanggil satu persatu pengurus dan diminta menunjukkan KTA dan KTP elektroniknya dan memeriksa keterwakilan 30% perempuan dalam kepengurusan. Verifikasi kemudian dilanjutkan dengan memeriksa status kantor sekretariat dengan memeriksa dokumennya. Terakhir verifikasi anggota partai politik. Hadir dalam kesempatan ini 63 anggota partai politik yang dicocokkan kesesuaian datanya antara di KTA dengan di KTP elektroniknya.

Setelah tahapan verifikasi selesai, tim verifikasi menyatakan persyaratan verifikasi faktual oleh PKS Boyolali sudah cukup dan memenuhi syarat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PKS Boyolali menyatakan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, verifikasi sudah selesai dilaksanakan dan berjalan dengan lancar. Keterlibatan pengurus dan anggota yang cukup tinggi patut diapresiasi. Tentu ini menunjukkan soliditas dan semangat kader untuk menjaga eksistensi PKS di Boyolali. Kami optimis pada momentum politik 2019 suara dan kursi PKS Boyolali bertambah secara signifikan.” Pungkasnya dengan optimis. [AC/HSM]

Lolos Verifikasi Faktual, PKS Siap Jadi Partai Papan Atas

 
Presiden PKS, M. Sohibul Iman

Jakarta (30/01) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di tingkat pusat dan 34 provinsi telah memenuhi syarat sebagai peserta pemilu 2019 mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BPPP) DPP PKS, Chairul Anwar yang ditemui di Kantor DPP PKS, Selasa (30/01/2018).
Kini PKS tinggal menunggu selesainya verifikasi faktual di tingkat Kota dan Kabupaten. Chairul meyakini PKS juga akan lulus dan memenuhi syarat karena pada verifikasi administrasi sebelumnya jajaran pengurus PKS telah memenuhi semua ketentuan dan dilakukan secara teliti.
"Setelah kemarin PKS di tingkat pusat dinyatakan memenuhi syarat. Alhamdulillah, hari ini 34 DPW PKS resmi dinyatakan memenuhi syarat juga," lanjutnya.
Selesainya Proses verifikasi faktual oleh KPU ini, merupakan pijakan untuk menjadikan PKS sebagai partai papan atas di Pemilu 2019, papar Chairul.
"PKS siap menjadi partai papan atas dengan menunjukkan kesiapan kader dan struktur menghadapi Pemilu 2019," papar Chairul.
Chairul mengungkapkan rasa terima kasih kepada KPU dan Banwaslu yang sudah melakukan proses verfikasi dengan profesional. Ia juga mengajak kepada seluruh kader dan simpatisan PKS untuk bersiap-siap menghadapi pemilu 2019.
"Terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKS yang telah bekerja keras. Ini adalah awal, mari kita semakin memperkuat barisan kita untuk menghadapi Pemilu dan menjadi PKS sebagai partai papan atas," tutupnya.

Bayan Dewan Syariah Pusat PKS Tentang Sholat Gerhana Bulan


BAYAN DEWAN SYARIAT PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
NOMOR: 52/B/K/DSP-DSP/1439
Tentang:
SHOLAT GERHANA BULAN
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين ، أما بعد

PENGANTAR

Gerhana, baik gerhana bulan maupun gerhana matahari adalah salah satu dari tanda-tanda kebesaran Allah Ta’ala. Keduanya terjadi bukan karena kematian atau kelahiran seseorang, tetapi semata bagian dari sunnah kauniyah yang merupakan ayat-ayat Allah dalam alam semesta. Shalat gerhana hukumnya sunnah mu’akkadah. Shalat gerhana di-sunnah-kan untuk dilakukan secara berjamaah dan setelah sholat di-sunnah-kan khutbah. Oleh karena itu bagi umat Islam yang mengetahui dan menyaksikan gerhana, baik matahari maupun bulan maka hendaknya melakukan sholat gerhana sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

LANDASAN SYARI’AH

Disebutkan dalam hadits:
Dari Al-Mughirah bin Syu’bah ra, berkata, ”Terjadi gerhana matahari di masa Rasulullah saw. saat kematian Ibrahim”. Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah, keduanya terjadi gerhana bukan karena kematian seseorang dan tidak karena kelahiran seseorang. Ketika kalian melihatnya, maka berdo’alah pada Allah dan shalatlah sampai selesai.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Dari ‘Aisyah ra, istri Nabi saw. berkata, “Terjadi gerhana matahari dalam kehidupan Rasulullah saw. Beliau keluar menuju masjid, berdiri dan bertakbir. Sahabat di belakangnya membuat shaff. Rasulullah saw. membaca Al-Qur’an dengan bacaan yang panjang, kemudian takbir, selanjutnya ruku dengan ruku yang panjang, kemudian mengangkat kepalanya dan berkata, “Sami’allahu liman hamidah rabbana walakal hamdu”. Setelah itu membaca dengan bacaan yang panjang, lebih pendek dari bacaan pertama. Kemudian takbir, selanjutnya ruku lagi dengan ruku yang panjang, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian berkata, ”Sami’allahu liman hamidah rabbana walakal hamdu”. Selanjutnya sujud dan seterusnya melakukan seperti pada rakaat pertama, sehingga sempurnalah melakukan shalat dengan empat ruku dan empat sujud. Dan matahari bercahaya kembali sebelum mereka meninggalkan tempat. Seterusnya Rasul saw bangkit ber-khutbah di hadapan manusia, beliau memuji pada Allah sebagaimana ni’mat yang telah diberikan pada ahlinya. Rasul saw. bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah. Kedua gerhana itu tidak terjadi karena kematian atau kehidupan seseorang. Jika kalian melihatnya bersegeralah untuk shalat.” (HR Bukhari dan Muslim)
Dari Abdullah bin Abbas berkata, “Terjadi gerhana matahari di masa Rasulullah saw. Rasul saw. shalat bersama para sahabat. Beliau berdiri lama sekitar membaca surat Al-Baqarah, kemudian ruku’ lama, lalu berdiri lama tetapi lebih pendek dari pertama. Kemudian ruku lama tetapi lebih pendek dari pertama. Kemudian sujud, lalu berdiri lama tetapi lebih pendek dari yang pertama, kemudian ruku lama, tetapi lebih pendek dari yang pertama, kemudian mengangkat dan sujud, kemudian selesai. Matahari telah bersinar. Rasul bersabda, ”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah, keduanya terjadi gerhana bukan karena kematian seseorang atau kelahiran seseorang, jika kalian melihatnya, hendaknya berdzikir pada Allah.” (HR Bukhari).

TATACARA SHALAT GERHANA

Adapun tata cara pelaksanaan Shalat Gerhana adalah sebagai berikut:
  1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau gerhana matahari.
  2. Shalat gerhana dilakukan pada saat terjadinya gerhana.
  3. Sebelum shalat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan ‘As-Shalaatu Jamiah’.
  4. Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
  5. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
  6. Setelah ruku’ pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat kembali.
  7. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang dari surat kedua. Begitu juga pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang dari surat kedua.
  8. Setelah shalat di-sunnah-kan khutbah.

SERUAN

Sehubungan akan berlangsungnya Gerhana Bulan Total (GBT) pada hari Rabu 31 Januari 2018 bertepatan tanggal 14 Jumadal Ula 1439 H mulai pukul 18:48:27 WIB, puncaknya pada pukul 20:29:49 WIB dan berakhir pada pukul 22:11:11 WIB, maka DSP menyerukan:
  1. Kepada kader dan simpatisan PKS, serta umat Islam di seluruh Indonesia dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Gerhana Bulan secara berjamaah bersama umat Islam di masjid atau mushola.
  2. Kepada DSW dan DSD di seluruh Indonesia agar mengelola pelaksanaan shalat gerhana tersebut.
  3. Sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW, diserukan untuk memperbanyak dzikir, taubat, infaq dan sodaqoh.
Demikian Bayan/Seruan Dewan Syari’ah Pusat kepada kader dan simpatisan PKS serta umat Islam, agar dapat ditindaklanjuti dan semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan pada kita semua. Amiin.

والله الموفق إلى أقوم الطريق وهو حسبنا ونعم الوكيل
Jakarta, 8 Jumadal Ula 1439 H
24 Januari 2018 M
KETUA DEWAN SYARIAT PUSAT
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
DR. KH. SURAHMAN HIDAYAT, MA.

26 Januari 2018

NOTHING TO LOSE : SULIT TO SOLID


Oleh: Sholikhin Abu Izzuddin (Relawan Literasi)

Sulit to Solid. Kata itu cerminan jiwa. Muncul begitu saja ketika masalah menyapa. Tak perlu jadi nestapa. Tak usah jadi nelangsa. Jangan juga engkau ungkapkan kecewa. Namun percayalah sama Yang Kuasa. Jalan Kemenangan selalu terhampar di depan mata. Yakin? BERGERAKLAH!

Ketika mendengar kabar Mas Rohadi ditinggalkan oleh Pasangannya begitu saja saya ikut sedih dan kecewa.

Sahabat yang baik itu datang saat berduka atau terpuruk kata Sayyidina Ali. Saya mah bukan apa apa dan bukan siapa siapa. Hanya orang ZERO lah.

Maka sebagai ungkapan persahabatan sejati, saya menyapa beliau. Sekadar menanyakan kabar. Sudah ada kabar terbaru belum? Bagaimana perkembangan terkini? Tentu sembari menginspirasi dan memotivasi. Wong bisanya cuma gitu. Mau ngasih materi yo nggak punya. Mau ngasih nasihat wong beliau juga lebih ustadz dan pengikutnya banyak. Pernah jadi dewan bahkan wakil ketua dewan sehingga kemudian jadi wakil bupati,  meski selanjutnya ditinggalkan begitu saja.

Kok begitu saja?
Lha iya. Mestinya kalau mau meninggalkan dengan baik-baik serta menjaga hubungan ya bilang bilang dulu lah, "Dik Rohadi kayaknya aku nggak bisa bersamamu lagi. Kalau kamu mau maju segera cari pendamping ya. Kita fastabiqul Khairat saja." begitu mestinya kira kira.

Mungkin karena saking percaya dan lugunya Mas Rohadi sehingga tidak ada niatan cari pasangan. AKU MEMILIH SETIA. Begitulah.