24 Agustus 2013

Fir’aun Kalah dengan Keyakinan Seorang Ibu

 Ilustrasi - Peta Mesir dan Sungai Nil. (inet)


Saat itu, penduduk Mesir terbagi menjadi dua bagian, Bani Israil dan Koptik. Musa as. dari kalangan Bani Israil; sedangkan Fir’aun dari kalangan Koptik. Orang-orang Bani Israil hidup dalam penindasan Koptik yang berkuasa saat itu.

Kebanyakan Bani Israil dieksploitasi untuk kerja-kerja kasar dan berat, atau dengan kata lain mereka telah menjadi budak. Sebelumnya, di zaman Nabi Yusuf as., Mesir berada dalam penjajahan pihak asing sehingga tidak mengherankan jika kaum pendatang mendapatkan banyak keistimewaan untuk melemahkan posisi pribumi. Sedangkan mendekati masa kehidupan Nabi Musa as., pribumi berhasil kembali berkuasa. Maka tiba saatnya kaum pendatang berbalik menjadi kaum yang tertindas.

قَالُوا أُوذِينَا مِنْ قَبْلِ أَنْ تَأْتِيَنَا وَمِنْ بَعْدِ مَا جِئْتَنَا

“Kaum Musa berkata: “Kami telah ditindas (oleh Firaun) sebelum kamu datang kepada kami dan sesudah kamu datang.” [Al-A’raf: 129].

Disebutkan juga beberapa bentuk penderitaan Bani Israil:

إِنَّ فِرْعَوْنَ عَلَا فِي الْأَرْضِ وَجَعَلَ أَهْلَهَا شِيَعًا يَسْتَضْعِفُ طَائِفَةً مِنْهُمْ يُذَبِّحُ أَبْنَاءَهُمْ وَيَسْتَحْيِي نِسَاءَهُمْ إِنَّهُ كَانَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

“Sesungguhnya Firaun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Firaun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” [Al-Qashash: 4].

Dalam sebuah perbincangan dengan para pejabat pemerintahan, Fir’aun teringat dengan janji Allah swt. kepada Nabi Ibrahim as. bahwa di antara keturunannya akan ada yang menjadi nabi sekaligus raja. Ada beberapa pejabat yang berkata, “Orang-orang Bani Israil sedang menunggu-nunggu janji tersebut. Mereka sama sekali tidak meragukannya. Awalnya, mereka mengira janji itu terwujud dengan diutusnya Yusuf as. Tapi setelah beliau wafat, mereka yakin bahwa bukan Yusuf as. yang dijanjikan Allah swt.” Maka Fir’aun pun bertanya, “Lalu apa pendapat kalian?”

Fir’aun ingin tahu bagaimana cara menjaga kekuasaannya dari ancaman datangnya seorang nabi dan raja dari kalangan Bani Israil. Setelah bertukar pendapat, mereka pun bersepakat untuk menyebarkan petugas, berkeliling di kantong-kantong Bani Israil. Kalau didapati ada bayi laki-laki, maka harus segera dibunuh. Hanya bayi laki-laki yang mereka bunuh karena seorang nabi harus berkelamin laki-laki. Tidak ada nabi perempuan.

Akan datang Musa, janji Allah swt. yang disampaikan nabi Ibrahim as. Saat itu, nabi yang dijanjikan Allah swt. hanyalah seonggok bayi yang tidak tahu apa-apa, tidak bisa apa-apa. Kepada makhluk kecil inilah sebenarnya ketakutan Fir’aun, padahal dia telah mengaku dirinya sebagai Tuhan yang berkuasa melakukan apa saja.

Sungguh hanya kekuasaan Allah swt. yang bisa melakukannya. Karena hati manusia berada di antara dua jemari Allah swt. Dengan mudahnya, dibolak-balikkan. Seorang Fir’aun yang sangat berkuasa bisa terganggu dan merasa terancam dengan seorang bayi kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya Allah swt. lah yang berkuasa memberi bayi itu kekuatan. Allah swt. Maha Kuat, Maha Berkehendak, Maha Mengatur segalanya.

Setelah beberapa tahun pemberlakuan politik ini, mereka tidak menyadari bahwa kalangan tua Bani Israil banyak yang meninggal dunia karena faktor usia; sedangkan kalangan anak kecil meninggal karena dibunuhi. Ada beberapa pejabat yang menyampaikan kekhawatiran, “Politik yang kita jalankan sebentar lagi akan membuat Bani Israil punah. Kalau mereka punah, maka kalian harus kembali mengerjakan tugas-tugas keras dan berat yang sebelumnya mereka kerjakan. Maka sebaiknya, tidak setiap tahun politik ini diberlakukan. Satu tahun dijalankan; satu tahun tidak. Kalau demikian, maka anak-anak yang dibiarkan tumbuh besar akan menggantikan orang-orang tua yang meninggal dunia. Kalian akan bisa mengendalikan jumlah mereka, sehingga tidak akan melebihi jumlah kalian, dan juga tidak akan punah.” Mereka pun sepakat dengan jalan keluar ini.

Melahirkan Musa

Ibunda Musa as. mengandung Harun pada tahun tidak diberlakukannya pembunuhan anak sehingga beliau tidak perlu menyembunyikan kehamilannya. Kemudian beliau mengandung Musa pada tahun diberlakukannya pembunuhan anak sehingga beliau merasa sangat sedih dan takut.”

Saat itu suasana sangat mencekam dan menakutkan. Banyak orang dibunuh atau terpaksa melarikan diri mencari keselamatan. Tahun itu adalah tahun diberlakukannya politik pembunuhan bayi laki-laki. Saat itu sangat nampak kekejaman Fir’aun dan para pendukungnya dari kalangan Koptik. Penderitaan Bani Israil tersebut digambarkan Al-Qur’an dalam banyak ayat.

 وَإِذْ نَجَّيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ وَفِي ذَلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Firaun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu.” [Al-Baqarah: 49].

Selain dari kalangan tertindas, keluarga Musa termasuk keluarga yang sangat miskin dan lemah. Ibu Musa adalah wanita biasa, yang tidak mempunyai rencana bagaimana menyelamatkan anaknya. Oleh karena itu hatinya selalu berdebar dan bersedih meratapi nasib bayi kecilnya nanti. Bagaimana mungkin beliau bisa menyelamatkannya dari kekejaman Fir’aun dan para jagalnya. Tidak bisa digambarkan suasana hati beliau saat itu. Seluruh bagian dirinya turut merasa takut dan mengkhawatirkan keselamatan anaknya.

Namun Allah swt. memberikan ilham yang membuatnya hatinya lebih teguh, kuat, tenang, dan yakin dengan pertolongan dari Allah swt. Allah swt. juga menunjukkan jalan untuk menyelamatkan bayinya. Beliau diperintahkan untuk menyusuinya dengan tenang, lalu memasukkannya ke dalam kotak untuk melarungkannya di sungai Nil jika khawatir akan diketahui pasukan Fir’aun. Ketika melarungkan anaknya, hendaknya merasa yakin dengan pertolongan Allah swt., dan menyerahkan semuanya kepada Allah swt. Karena saat itu, Musa berada dalam perlindungan Allah swt. yang Maha Menciptakan, Memberi Rezeki, dan Memberi Kehidupan.

وَأَوْحَيْنَا إِلَى أُمِّ مُوسَى أَنْ أَرْضِعِيهِ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِي الْيَمِّ وَلَا تَخَافِي وَلَا تَحْزَنِي إِنَّا رَادُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَ

“Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya (salah seorang) dari para rasul.” [Al-Qashash: 7]

Dalam ayat ini terdapat dua janji Allah swt.:

Pertama, janji yang dekat. Allah swt. akan menyelamatkan Musa dan memulangkannya. Bahkan beliau akan menerima upah menyusui anaknya sendiri. Allah swt. mempunyai caranya sendiri untuk memulangkan Musa sehingga hidup dengan aman dengan ibunya.

Kedua, janji yang jauh. Allah swt. akan menjadikan Musa sebagai seorang rasul. Ini berarti Musa akan hidup hingga dewasa dan menjadi seorang nabi. Bahkan Musa akan dapat mengalahkan Fir’aun seperti disebutkan sebelumnya.

وَنُرِيدُ أَنْ نَمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الْأَرْضِ وَنَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَنَجْعَلَهُمُ الْوَارِثِينَ. وَنُمَكِّنَ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَنُرِيَ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا مِنْهُمْ مَا كَانُوا يَحْذَرُونَ.

“Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi), dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Firaun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu.” [Al-Qashash: 5-6].

Sungguh janji yang sulit dipercaya. Musa sudah hanyut dibawa arus sungai yang dalam dan panjang. Mana mungkin dia bisa selamat. Walaupun demikian, kalau seseorang beriman kepada Allah swt., dia pasti akan meyakini bahwa Allah swt. tidak akan memungkiri janji-Nya.

Seorang ibu dengan penuh cinta menyusui anaknya, lalu bagaimana perasaannya ketika dia memasukkannya ke dalam kotak? Apa yang dirasakannya ketika kotak itu dilepaskan  ke sungai, bergoyang-goyang terkena gelombangnya, kadang berputar-putar di pusarannya? Iman kepada Allah swt. benar-benar melahirkan keyakinan; keyakinan melahirkan keberanian.

Setelah melepas kepergian anaknya, hati ibu Musa pun terus memikirkannya. Inilah manusia, yang lemah dan kadang bisa berubah-ubah keadaannya. Kalau tanpa taufiq dan hidayah dari Allah swt., tentu dia akan bertindak yang ceroboh yang bisa membahayakan anaknya sendiri. Namun Allah swt. menguatkannya sehingga tetap yakin dengan pertolongan Allah swt. Beliau hanya memerintahkan kakak perempuan Musa untuk mengikuti secara sembunyi-sembunyi ke mana Musa pergi.

وَأَصْبَحَ فُؤَادُ أُمِّ مُوسَى فَارِغًا إِنْ كَادَتْ لَتُبْدِي بِهِ لَوْلَا أَنْ رَبَطْنَا عَلَى قَلْبِهَا لِتَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ. وَقَالَتْ لِأُخْتِهِ قُصِّيهِ فَبَصُرَتْ بِهِ عَنْ جُنُبٍ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ.

“Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa.  Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah). Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: “Ikutilah dia” Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya.” [Al-Qashash: 10-11].

Musa Selamat; Tanda Kekuasaan Allah swt.

Allah swt. yang memelihara seorang bayi di dalam rahim ibunya. Dan Allah swt. jugalah yang memeliharanya setelah lahir. Allah swt. memberinya petunjuk, menyiapkan rezekinya, dan menyiapkan orang yang akan menjaganya dari segala bahaya. Bahkan dengan kehendak dan kekuasaan-Nya, Musa akan dipelihara oleh Asiyah, istri Fir’aun sendiri. Dengan kata lain, dia akan tumbuh berkembang bersama Fir’aun, orang yang selama ini sebenarnya ingin mengeyahkannya dari kehidupan.

Di antara kekuasaan Allah swt. pada peristiwa ini:

Pertama, Allah swt. menyelamatkan Musa dari tenggelam di sungai. Itu karena semua makhluk adalah tentara Allah swt. Jika Allah swt. memerintahkan, mereka selalu dalam kondisi siap melaksanakan tugasnya. Kalau tidak demikian, bagaimana mungkin kotak itu sampai ke alamat dengan tepat? Air sungai adalah tentara Allah swt. yang diperintahkan-Nya mengantar Musa ke istana Fir’aun. Nantinya air jugalah yang akan diperintahkan Allah swt. untuk membinasakan Fir’aun. Air keselamatan, air kebinasaan.

وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
“Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [Al-Fath: 7].

Kedua, Allah swt. menyiapkan keluarga Fir’aun untuk memungut dari sungai Nil sehingga selamat dari tenggelam. Padahal mereka adalah musuh yang menunggu-nunggu waktu untuk membunuhnya.

فَالْتَقَطَهُ آلُ فِرْعَوْنَ لِيَكُونَ لَهُمْ عَدُوًّا وَحَزَنًا إِنَّ فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ وَجُنُودَهُمَا كَانُوا خَاطِئِينَ
“Maka dipungutlah ia oleh keluarga Firaun yang akibatnya dia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Firaun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.” [Al-Qashash: 8].

Ketiga, Allah swt. menumbuhkan rasa cinta di hati istri Fir’aun kepada bayi tersebut. Padahal suaminya adalah raja yang sangat kejam. Istri Fir’aun tersebutlah yang nantinya akan menjadi pelindung Musa dari segala bahaya yang mengancamnya. Karena Fir’aun sebenarnya tidak setuju dengan keputusan istrinya mengambil dan mengadopsi bayi tersebut.

وَقَالَتِ امْرَأَتُ فِرْعَوْنَ قُرَّتُ عَيْنٍ لِي وَلَكَ لَا تَقْتُلُوهُ عَسَى أَنْ يَنْفَعَنَا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَدًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
“Dan berkatalah istri Firaun: “(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak”, sedang mereka tiada menyadari.” [Al-Qashash: 9].

Keempat, Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa istri Fir’aun membawa Musa ke beberapa wanita untuk disusui. Namun tidak ada yang bisa menyusuinya. Hingga datanglah saudara perempuan Musa yang sebelumnya diperintahkan ibunya untuk mengikuti perkembangan kabar Musa. Maka saat itu, dia menawarkan kepada istri Fir’aun untuk mencarikan wanita yang cocok untuk menyusuinya.

وَقَالَتْ لِأُخْتِهِ قُصِّيهِ فَبَصُرَتْ بِهِ عَنْ جُنُبٍ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ. وَحَرَّمْنَا عَلَيْهِ الْمَرَاضِعَ مِنْ قَبْلُ فَقَالَتْ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى أَهْلِ بَيْتٍ يَكْفُلُونَهُ لَكُمْ وَهُمْ لَهُ نَاصِحُونَ.
“Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: “Ikutilah dia” Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya, dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui (nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: “Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlulbait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?” [Al-Qashash: 11-12].

Hal tersebut dikehendaki dan diatur Allah swt. agar Musa pulang dan bertemu dengan ibunya lagi.

فَرَدَدْنَاهُ إِلَى أُمِّهِ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ وَلِتَعْلَمَ أَنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
“Maka Kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.” [Al-Qashash: 13].

Demikianlah, ketika sudah berjanji, Allah swt. pasti akan menepatinya. Segala yang dikehendaki Allah swt. pasti akan terwujud. Kewajiban manusia hanya mengimani kehendak Allah swt. dan bertawakal kepada-Nya.

22 Agustus 2013

Reformasi Birokrasi Rekrutmen CPNS Jazuli Juwaini: Jangan Hanya Bagus di Konsep!

Jazuli Juwaini

Jakarta - Pemerintah berencana membuka lowongan CPNS tahun 2013 sebanyak 65.000 formasi. Dari jumlah tersebut 25.000 untuk instansi pusat dan 40.000  untuk instansi daerah. Hal ini terungkap dalam pemaparan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) pada Raker Komisi II DPR di Senayan (21/8).
Menpan RB memaparkan rekrutmen CPNS kali ini beda dan semakin memantapkan upaya reformasi birokrasi yang telah dirintis oleh kementeriannya. Diantara perbedaannya, menurut Menpan RB, terdapat pada paradigma rekrutmen benar-benar  menekankan komptensi calon dimana soal tes disusun oleh konsorsium 10 PTN, pengenalan tes berbasis computer atau Computer Assisted Test (CAT), serta zero toleranceKKN. Menpan RB menjamin rekrutmen CPNS kali ini jauh lebih ketat dan berkualitas.
Menanggapi paparan dan optimisme Menpan RB tersebut, Jazuli Juwaini, Anggota Komisi II FPKS menyambut baik perubahan paradigma, konsep, dan metode rekrutmen CPNS kali ini. Namun, buru-buru Jazuli mengingatkan rencana-rencana tersebut jangan hanya baik di tataran konseptual.
“Saya apresiasi kerangka reformasi birokrasi rekrutmen CPNS Menpan RB, tapi saya juga harus mengingatkan bukan hanya soal konsepnya saja yang bagus tapi harus ada jaminan implementasinya sesuai konsep. Integritas penyelenggara rekrutmen juga harus terjamin,” ungkap Jazuli.
Menurut Ketua DPP PKS ini, penyimpangan terhadap reformasi birokrasi dan rekrutmen CPNS itu lebih banyak terjadi di lapangan. Hal ini terjadi karena kesadaran moral yang rendah (moral hazard), pengawasan yang lemah, dan penegakan hukum yang tidak tegas dan memberi efek jera. Oleh karena itu jangan heran jika masih terdengar praktek calo, pungli, dan katebelece, bahkan penipuan dalam rekrutmen CPNS.
“Tanpa ada penyadaran, pengawasan dan law enforcement, non-sense  kita akan menegakkan reformasi di birokrasi kita melalui rekrutmen CPNS,” tegasnya.
Namun demikian, Jazuli Juwaini tetap optimis jika pemerintah bersungguh-sungguh membangun paradigma reformasi birokrasi, mengembangkan sistem dan manajemen SDM PNS yang kuat termasuk dalam proses rekrutmen, lalu menjalankannya secara konsekuen,  perbaikan kualitas PNS dan pelayanan publik adalah hal yang niscaya.

3 Juni 2013

Anis Matta : PKS Tetap Take Off

image
Jogjakarta, – Meski sedang dilanda prahara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap akan melakukan take off untuk menghadapi pemilu legislatife 2014. Pasalnya, pemilu sudah dekat dan tidak bisa ditunda lagi. Sementara target tiga besar juga tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Sikap tegas itu disampaikan langsung Presiden PKS DR HM Anis Matta saat memberikan pembekalan pada 2.260 caleg DPR RI/DPRD Prov/DPRD Kab/kota se-Jateng/DIJ di Jogjakarta, Minggu (2/6) kemarin. “kita putuskan kita tetap akan terbang ditengah cuaca buruk. Kita sudah tidak punya waktu untuk menunda penerbangan. Sebab, pemilu juga sudah tidak bisa ditunda lagi,”ungkapnya.
Menurutnya, kesiapan untuk take off itu juga sudah dideklarasikan dalam acara mukernas. Dimana mukernas merupakan puncak konsolidasi partai secara nasional. Dimana kita kompak menyatakan siap untuk take off.
Namun, digambarkan Anis Matta, PKS ini ibarat pesawat, waktu sudah di runway, tiba-tiba dapat informasi dari tower. Diinformasikan kalau cuaca buruk untuk melanjutkan penerbangan. Sehingga situasinya sangat kritis.
“Saya Tanya Antum, kalau cuaca kurang baik, apakah kita tetap terbang?. Mendapat pertanyaan itu, ribuan caleg serempak menjawab tetap terbang. “Kita putuskan tetap terbang ditengah cuaca buruk. Sebab, kita tidak punya waktu untuk menunda penerbangan. Pemilu juga tidak bisa ditunda,”tegasnya.
Terkait dengan situasi sekarang ini, Anis Matta minta kader PKS tidak boleh menyerah. Tapi diminta tetap melanjutkan take off. Karena sesungguhnya saat kritis juga hanya 2 kali, yaitu saat take off dan saat leanding.
“Kita harus tetap take off, tapi take off kita akan banyak turbulensi. Kalau begitu pesannya hanya satu. Kencangkan ikat pinggang, akurat rute setalah itu kita berdoa,”jelasnya.
Anit Matta juga menyampaikan salah satu akrunia yan diberikan Allah kepada kita adalah mengantuk dan tidur. Supaya kita bisa tidur nyenyak dan melupakan ancaman yang dihadapi. Hingga saat bangun tidur sudah segar.
“Jadi untuk menghadapi persoalan besar ini kita tidak perlu pakai uang dan tidak pakai tenaga. Lupakan semua itu. Salah satunya dengan tidur,”pintanya.
Terkait pemilu 2014, Anis Matta minta semua kader bekerja keras, dengan prinsipdDesainer, penakhluk, eksperimen digabung dengan keikhlasan. Dengan 4 prinsip itu diyakini hasilnya akan maksimal. “Kita tidak perlu mempersoalkan nomor urut. Semua nomor sama. Kalau kita ikhlas dan kerja keras, nomor urut tidak ada bedanya,”yakinnya.
Soal hasilnya, ditambahkan Anis, tidak perlu diragukan, karena itu adalah takdir. “Anggota dewan 2004-sekarang sudah ada di laufulmahfudz. Kita semua tidak ada yang dapat bocorannya,”.
Anis juga minta kalau ada kesulitan dilapanngan, semua caleg diminta mengembalikan ke dalam hati dulu. Karena bisa jadi bukan tantangan yang terlalu besar, tapi karena pengorbanan kita yang belum memadahi.
“Apalagi tantangan kita adalah tantangan ambisius 3 besar. Kita telah membangunkan lawan politik kita. Seperti di Jateng kita akan bongkar mitos. Semangat itu akan kita lakukan terus. Bongkar mitos adalah misi Antum, tapi juga membangunkan lawan kita. Sebab tidak ada parpol diatas kita yang ridho posisisinya kita ambil,”jelasnya.
Hal itu karena kemenangan itu bukan kado, tapi piala yang harus diperebutkan. Oleh karena itu kita harus berkorban. Pengorbanan menentukan kualitas kita. “Kita harus berorentasi memberi, dan bekerja besar terkait jabatan. Saya tahu semua caleg akan keluar banyak dana. Tapi banyak juga kader yang tidak caleg keluar dana yang besar juga. Jangan sampai Antum kalah dari mereka,”.
Anis Matta yakin caleg PKS lebih tahu kondisi lapangan. Untuk itu dirinya member keleluaswaan kepada semua caleg untuk mengatur strategi pemenangannya. “Kalau Antum melakukan kesalahan karena pergesekan di lapangan, Antum sudah saya maafkan,”tukasnya.

*http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1184/Anis-Matta-PKS-Tetap-Take-Off


Silaturahmi ke KR, Anis Matta Tegaskan PKS Tolak BBM Naik




YOGYA (KRjogja.com) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tetap berkomitmen menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sikap tegas ini adalah salah satu agenda reformasi kebijakan ekonomi dan tidak berkaitan dengan isu keluarnya PKS dari koalisi.

Penolakan tersebut juga disampaikan bukan permasalahan koalisi namun lebih menyangkut permasalahan rakyat. "Kebijakan energi yang dikeluarkan pemerintah menuai banyak masalah sehingga harus diperbaiki secara menyeluruh. Sayangnya upaya pemerintah menutup segala permasalahan hanya dengan kenaikan harga BBM, justru tidak menyelesaikan masalah yang sudah terakumulasi.Jadi kita sepakat menolak kenaikan harga BBM dan tidak ada sangkut pautnya dengan koalisi," tutur Presiden PKS, Muhammad Anis Matta didampingi sejumlah pengurus DPP PKS dan DPW PKS DIY saat bersilahturahmi dengan Direksi SKH Kedaulatan Rakyat, Minggu (2/6).

Dalam kunjungan pertamanya ke Kantor SKH KR ini, Presiden PKS ini disambut Direktur Utama PT BP KR, dr Gun Nugroho Samawi, Komisaris Utama PT BP KR Drs HM Romli, Direktur Keuangan PT BP KR Imam Satriadi SH, Direktur Pemasaran PT BP KR Fajar Kusumawardhani SE dan jajaran manajemen lainnya serta Pimpinan Redaksi KR, Octo Lampito.

Menurutnya penolakan ini merupakan suatu hal yang biasa sehingga tidak ada hubungannya dengan koalisi. Sehingga dengan model tradisi satu arah dalam budaya feodal saat ini merupakan perdebatan biasa. "Kita memiliki sistem demokratis namun budayanya belum pindah ke budaya egaliter sehingga seolah-olah penolakan ini menjadi hal yang mengancam koalisi. Padahal berbeda dan tidak berhubungan sama sekali," tandasnya.

Diharapkannya, media massa saat ini memberikan ruang pada partai politik dalam berdebatan publik. Sehingga parpol harus berpikir keras guna membangun kontruksi tata negara kembali dengan fasilitasi media massa. Mengingat yang terjadi saat ini merupakan hubungan industrial dengan political marketing sehingga yang terjadi adalah justru mengedepankan kepentingan pencitraan. (*-24)

*http://krjogja.com/read/174987/silaturahmi-ke-kr-pks-tegas-tolak-bbm-naik.kr
*http://www.pkspiyungan.org/2013/06/silaturahmi-ke-kr-anis-matta-tegaskan.html

1 Juni 2013

Demi Rakyat, PKS Konsisten Tolak Kenaikan BBM

image
Abdul Hakim, Sekretaris FPKS DPR RI
Jakarta—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap pada pendiriannya untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan dilakukan pemerintah pertengahan bulan juni ini. Walaupun dalam rapat setgab koalisi telah menyepakati kenaikan harga BBM. Namun PKS menolak dengan beberapa alasan.
"Rapat setgab dilaksanakan kurang lebih dua minggu yang lalu. Sifatnya mendengarkan penjelasan pemerintah. Dalam dua pekan terakhir, kami mencermati aspirasi yang berkembang di masyarakat. Oleh karenanya, kami konsisten dengan sikap kami tahun lalu, 2012, bersama rakyat menolak kenaikan BBM," jawab Sekretaris Fraksi PKS di DPR Abdul Hakim, melalui pesan singkat, Kamis (30/5)
PKS merasa keputusan menaikkan BBM melawan kepentingan rakyat, sementara PKS harus membela kepentingan rakyat. Dengan demikian, peluang PKS untuk keluar dari koalisi masih terbuka.
"Kebijakan DPTP dalam merespon perkembangan dan situasi yang berkembang menggariskan PKS harus berada terdepan membela kepentingan rakyat. Kami berpandangan, rakyat tidak menginginkan kenaikan BBM," lanjut Abdul.
Fraksi PKS melihat, penolakan masyarakat terhadap kenaikkan harga BBM bersubsidi menjadi bukti bahwa kebijakan tersebut tak diinginkan masyarakat. Implikasi kenaikan tersebut, menurut PKS, bisa mempengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, politik, bahkan keamanan.
"Setelah mencermati berbagai penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah di berbagai daerah. Juga, implikasi sosial, ekonomi, politik, dan keamanan atas dampak kenaikan tersebut, maka PKS akan tetap bersama keinginan dan kehendak rakyat, menolak kenaikan harga BBM," pungkasnya.

Sumber: PKS Jateng Online