1 Februari 2016

PKS Komitmen Nguri-uri Karakter Njawani


Semarang (31/1) -- Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Tengah (Jateng) KH Kamal Fauzi menekankan seluruh kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng untuk lebih menerapkan nilai-nilai jawa dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan disela-sela Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKS Jateng di Hotel Grasia Semarang, Ahad (31/1/2016).
"Nilai njawani harus menjadi karakter kader PKS di Jateng. Selama ini ada anggapan bahwa PKS itu seragam dari pusat hingga daerah, padahal tidak seperti itu," ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Ma'ahid Kudus itu.
Menurutnya ada beberapa nilai luhur jawa yang kemudian menjadi sangat identik dengan perjuangan PKS. Diantaranya adalah nilai kebersamaan (gotong royong) dan rendah hati (andhap asor).

"Kader PKS juga harus memperhatikan unsur-unsur lingkungan masyarakat yang ada. Setiap ide-ide kebaikan, maka itu untuk kebaikan bersama tanpa harus mengganggu keseimbangan yang ada," lanjutnya.
Kamal menambahkan selain memiliki jiwa njawani, kader PKS juga harus peka melihat kondisi dan permasalahan masyarakat di sekitarnya. Ia menekankan bahwa jatidiri kader PKS adalah untuk berkhidmat untuk ummat. Prinsip berkhidmat untuk ummat ini menuntut kader untuk berlomba-lomba memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk ummat, almubadaratu bil khoirat.
"Seluruh kader harus berkiprah dan memberikan suasana yang kondusif serta konstruktif di masyarakat. Meskipun di strata sosial masyarakat dirinya tidak memiliki posisi apa-apa," terangnya.
Rakorwil merupakan agenda penajaman program-program PKS Jateng yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS di Jateng. Ada empat fokus pembahasan Rakorwil PKS Jateng, diantaranya pengelolaan partai dan kehumasan, pendidikan politik, fokus ketahanan keluarga, pelayanan dan advokasi, dan agenda politik PKS ke depan.
Keterangan Foto: Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Tengah (Jateng) KH Kamal Fauzi