30 Mei 2013

Pasca Pilgub, PKS Jateng Konsolidasikan Struktur DPD se-Jateng

 image


Semarang, PKS Jateng Online—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah terus memantapkan langkah untuk meraih hasil maksimal di Pemilu 2014 mendatang. Sebagai bentuk komitmen untuk mensukseskan target tiga besar, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng menggelar konsolidasi struktur dengan menghadirkan seluruh Ketua DPD PKS se-Jateng, Selasa (28/5) di Aula Merapi Hotel Grasia, Semarang.

Menurut Ketua Umum DPW PKS Jateng, Fikri Faqih, ada tiga hal yang menjadi agenda konsolidasi struktur di tingkat daerah tersebut, salah satunya adalah agenda jangka panjang yakni mempersiapkan kader baru yang siap untuk melakukan regenerasi kepemimpinan.

“Selain itu jangka pendek kita juga tengah fokus untuk agenda 2014 yakni pemilu legislatif, dimana PKS Jateng mentargetkan 12 kursi mampu diraih di semua daerah pemilihani, itu yang menjadi fokus pembahasan hari ini,” terang  Fikri.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Jateng ini juga mengungkapkan bahwa pertemuan itu juga menjadi konsolidasi struktural untuk menyikapi masalah dan isu terakhir yang sedang berkembang di Indonesia. “Intinya kita akan lakukan pembenahan di internal PKS, termasuk evaluasi hasil Pilgub Jateng kemarin,” tandasnya.

Evaluasi Pilgub

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPILU) DPW PKS Jateng, Hadi Santoso, ST mengungkapkan bahwa konsolidasi struktur tersebut salah satunya juga membahas evaluasi Pilgub Jateng dan persiapan Pilkada di berbagai daerah di Jateng selanjutnya.

“Ya seperti diketahui Pilgub kemarin kita belum bisa memenangkan pasangan yang kita usung. Oleh sebab itu hal tersebut menjadi evaluasi bagi kita, sekaligus kita akan segera bergerak untuk melaksanakan dan mensukseskan Pilkada di berbagai daerah,” ujar Hadi Santoso.

“Kita juga sedang mempersiapkan untuk agenda pemenangan Pilkada di beberapa tempat, yaitu Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Karanganyar,” pungkasnya.

Sumber: http://pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1157/Pasca-Pilgub-PKS-Jateng-Konsolidasikan-Struktur-DPD-se-Jateng

5 Mei 2013

Manfaatkan Car Free Day, PKS Boyolali Sosialisasikan HP-DON


Boyolali (5/5) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Boyolali menggelar aksi PKS (Pembagian susu kedelai) sekaligus sosialisasi calon gubernur Jateng Hadi Prabowo – Don Murdono hari ini Minggu 5 Mei 2013. Memanfaatkan Car free day (CFD)  di sepanjang jalan Pandananaran Boyolali, PKS menerjunkan sekitar 50 kadernya untuk membagikan susu kedelai, kacang hijau dan sekaligus mensosialisasikan cagub cawagub Jateng Hadi Prabowo - Don Murdono kepada masyarakat Boyolali yang hadir dalam CFD.
Ketua aksi, Harmunadi, S.Sos dalam pengarahannya kepada tim aksi mengharapkan agar seluruh kader yang terjun dalam aksi tersebut benar-benar menyapa masyarakat yang hadir dalam CFD sehingga cagub cawagub Hadi Prabowo - Don Murdono tersosialisasi dengan baik.
Sementara itu, ketua DPD PKS Boyolali, H. Syaifudin, S.Si. menyatakan bahwa aksi sosialisasi Hadi Prabowo – Don Murdono yang digelar oleh PKS Boyolali ini merupakan wujud keseriusan PKS dalam mengusung HP-DON.
“ Hari ini kita menggelar Sosialisasi HP-DON di empat titik, salah satunya pada momen CFD ini. Sosialisasi HP-DON ini akan kita gelar secara masif sampai menjelang pemilihan.” Tandasnya.
Aksi dipimpin langsung Ketua DPD PKS Boyolali, H. Syaifudin, S.Si. Kader dibagi dalam beberapa kelompok dan menyebar sepanjang jalan yang digunakan untuk CFD. Masyarakat tampak antusias menerima susu kedelai atau kacang hijau dan stiker Hadi Prabowo – Don Murdono yang dibagikan oleh kader. Alhamdulillah sekitar 1500 gelas susu kedelai dan kacang hijau habis terbagi kepada masyarakat yang hadir dalam CFD.
Aksi ditutup dengan sarapan bersama di Sono Kridanggo.

2 April 2013

Gelar Milad di Solo, PKS serius menangkan Pilgub Jateng

image Yudi Widiana Adia (Ketua DPP PKS)
 
Solo - Sebagai bentuk keseriusan memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berencana akan segera menggelar peringatan Milad yang ke 15 pada 20 April 2013 mendatang di Kota Budaya, Solo.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Bidang Seni dan Budaya, Yudi Widiana Adia terpilihnya Solo menjadi tuan rumah Milad PKS tersebut dikarenakan sekaligus sebagi bentuk dukungan untuk kader PKS jateng yang akan melaksanakan Pilgub.

“Mengapa di Solo? Kader Jateng dalam waktu dekat ini akan menghadapi Pilgub Jateng. DPP PKS mensupport penuh kader – kadernya,” terang Yudi yang juga merupakan Aleg DPR RI ini.

Lebih lanjut, Yudi mengatakan bahwa dengan pemilihan Solo sebagai tuan rumah Milad PKS yang ke 15 diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi para kadernya, karena hal tersebut juga sekaligus sinyal kebangkitan PKS di 2014.

“ Kemenangan di Pilgub Jateng sangat penting karena boleh jadi hasilnya akan menjadi sinyal bagi posisi politik PKS pasca 2014,” tandasnya. Rencananya, Pada 20 April nanti, PKS akan menggelar perayaan Milad serentak di Seluruh Indonesia, mulai dari struktur DPP, DPW, DPD, DPC hingga yang terkecil yakni struktur DPRa.
 
Sumber: PKS Jateng Online

1 April 2013

MK Tolak Gugatan Paten, Alhamdulillah Aher-Demiz Pemenang Pilkada Jabar

Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar

JAKARTA -- Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa Pilkada Jawa Barat (Jabar) yang dimohonkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Rieke-Teten).

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Sodiki, saat membacakan amar putusan di Jakarta, Senin.

Menurut Sodiki, dalil permohonan yang yang diajukan pasangan Rieke-Teten tidak terbukti menurut hukum.

Dalam pertimbangannya, mahkamah menemukan fakta bahwa sebagian besar dalil pemohon tidak dibuktikan dengan alat bukti yang cukup atau tidak ada alat bukti sama sekali.

"Kecuali daftar alat bukti semata," kata Hakim Konstitusi Akil Mochtar, saat membacakan pertimbangannya.

Jika terjadi pelanggaran, kata Akil, merupakan pelanggaran yang bersifat sporadis dan tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap peringkat perolehan suara masing-masing pasangan calon.


Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/04/01/mkkcot-mk-tolak-gugatan-paten-aherdemiz-pemenang-pilkada-jabar

28 Maret 2013

PKS Memang Tidak Seperti yang Dulu

Anis Matta dan ribuan massa yang hadir di Tidore, Maluku Utara, (24/3/2013)
 
PKS memang tidak seperti yang dulu. Ya jelas dong. Dulu PKS apalagi PK masih keciiil. Masih imut-imut. Nggemesin. Sedang lucu-lucunya. Banyak yang sayang. Banyak yang ngelus-ngelus. Semua media memujinya. Santun, bersih, peduli sama rakyat, dll. Pokoknya masih disuka deh! Kalau ada yang mengatakan PKS masih seperti yang dulu jelas salah besar. Sekali lagi salah besar.
PKS memang tidak seperti yang dulu. Sekarang PKS sudah agak gede dikit. Sudah mulai keliatan gagahnya. Sudah mulai beranjak dewasa. Jadi wajar saja banyak yang mulai syirik. Karena kegagahannya ada menyaingi partai lain yang udah gede duluan. Betul nggak? Apalagi ketika PKS mendeklarasikan akan menjadi 3 besar, makin banyaklah yang nggak suka. Siapa yang nggak suka? Tentu saja yang mengaku dirinya sudah gede. Senior, udah pengalaman dll. Mereka kawatir kepentingannya akan terusik dengan kehadiran PKS yang akan menjadi gede. Coba saja kalau PKS tetap kecil. Mereka nggak akal mengusili PKS. Dalam benak partai-partai lain kalau bisa PKS di bonsai saja biar tetap kecil, indah, nggemesin dll. Tapi kenyataannya PKS nggak mau di bonsai. Siapa yang mau jadi manusia cebol yang kemana-mana Cuma diledekin. Nggak mau lah yaw.
PKS memang tidak seperti dulu. Dulu PKS terkenal solid tapi sekarang lebih solid lagi. Dulu PKS Cuma di kota-kota, tapi sekarang diseluruh pelosok sudah ada. Ya memang PKS jelas tidak seperti dulu. Dulu Kader PKS belum ada yang jadi pejabat public, tapi sekarang banyak yang sudah jadi walikota, bupati, gubernur, menteri dll. Kebanyakan meraka cukup berprestasi. Setidaknya kalau disbanding dengan kader partai lain kayaknya kalau mau jujur pejabat dari PKS masih lebih baik.

PKS memang tidak seperti yang dulu.


Nagaya Muni | Kompasiana


Sumber: pkspiyungan.org