Home » , » MSI: Persatuan Umat Islam Perlu Dijaga

MSI: Persatuan Umat Islam Perlu Dijaga

Written By PKS Boyolali on Kamis, 27 April 2017 | 06.45


Jakarta (26/4) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, menghadiri Rapat Pleno Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-17, di Kantor Pusat MUI pada Rabu (26/4/2017). Politisi yang akrab disapa MSI ini diundang dalam rapat pleno yang mengambil tajuk "Memperkuat Marwah Politik Islam".
Sohibul Iman menjelaskan, bahwa potensi persatuan Umat Islam di Indonesia biasanya disatukan oleh hal-hal yang bersifat eksidensial saja. Sehingga, setelah itu umat kembali sibuk dengan bidangnya masing-masing.
"Kita dapat mengambil pelajaran di Pilkada DKI Jakarta, kemenangan Anies-Sandi dirasa sebagai kemenangan Umat Islam, hal ini karena umat merasa terhina atas pernyataan petahana. Umat dapat bersatu jika berada dikondisi terhina. Tapi pada saat-saat tertentu umat sulit bersatu," ungkap Sohibul Iman.
Sohibul Iman menerangkan, persatuan umat ini seharusnya tetap terus terjaga untuk membangun bangsa. Sehingga, Ia berharap kedepannya umat memiliki isu bersama yang akan terus dikawal.
"Umat harus mulai bersatu dan aktif dalam sektor-sektor produktif, seperti misalnya koperasi 212. Karena dalam Al Qur'an, kita telah dituntut untuk bersatu. Bersatunya umat dalam sektor produktif akan menguatkan kita pada sektor lainnya," lanjutnya.
Sohibul Iman menilai, diskusi antartokoh, Ormas dan Parpol perlu dilakukan untuk mempersatukan umat kedepan. Ia juga menegaskan, bahwa Partai Keadilan Sejahtera tidak tertutup dengan adanya dialog tukar pikiran seperti ini.
"Dialog seperti ini sangat penting dilakukan Umat. Kami juga beberapa kali mengundang ormas Islam untuk berdiskusi, untuk mendapatkan solusi ke depan bagi umat," tutupnya.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template |
Copyright © 2011. DPD PKS Boyolali - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger