28 April 2017

Fraksi PKS se-Indonesia Kokohkan Khidmat Untuk Rakyat Guna Menyongsong Kemenangan PKS 2019


Jakarta (27/4) - Fraksi PKS DPR RI menggelar Rapat Akbar Pimpinaan Fraksi PKS se-Indonesia mulai hari ini (Kamis 27/4) hingga tiga hari ke depan di Hotel Sahid Jakarta.  
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan bahwa Rapat Akbar ini dihelat sebagai ajang konsolidasi dan kesamaan langkah Fraksi PKS pusat hingga daerah dalam rangka mengokohkan khidmat untuk rakyat guna meraih kemenangan PKS di Pemilu 2019. 
"Fraksi PKS DPR ditunjuk oleh DPTP PKS untuk memimpin kesatuan langkah Fraksi-Fraksi PKS di seluruh Indonesia. Hari ini kami ingin memastikan komitmen khidmat untuk rakyat guna meraih kemenangan PKS ke depan," ungkap Jazuli.  
Jazuli Juwaini mengatakan bahwa anggota Fraksi PKS DPR dan DPRD merupakan garda terdepan sekaligus etalase Partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Untuk itu, Fraksi PKS ingin memastikan garis perjuangan Fraksi seirama dari pusat hingga daerah sehingga manfaat dan dampaknya benar-benar dirasakan oleh rakyat. 
Anggota Komisi I ini mengatakan jumlah Aleg PKS di pusat 40 orang, jika digabung dengan Aleg DPRD di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 1.200-an orang. Jumlah ini belumlah besar dibandingkan jumlah keseluruhan Anggota DPR dan DPRD nasional. Tapi, sejak awal kami tegaskan bahwa yang 1200-an orang ini harus punya kapasitas intelektual dan perubahan yang besar sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan rakyat. 
"Hari ini kita kokohkan komitmen Fraksi PKS untuk memperjuangkan tiga isu besar (garis perjuangan FPKS) yaitu kerakyatan, keummatan, dan pengokohan nasionalisme Indonesia. Lalu kita bangun sistem agar perjuangan tersebut benar-benar terealisasi hingga ke daerah-daerah," katanya.  
Diantara sarana perjuangan yang sudah digagas Fraksi PKS pusat, sebut Jazuli, adalah program nasional "Hari Aspirasi Rakyat" Fraksi PKS. Alhamdulillah sudah dilaunching di banyak daerah.  
"Melalui sarana Hari Aspirasi Rakyat ini Fraksi PKS mampu menyerap, mengagregasi, dan mencarikan solusi atas permasalahan yang diadukan rakyat. Jika tidak selesai di tingkat daerah, bisa kami perjuangkan di tingkat pusat. Inilah pentingnya sistem yang kami bangun tadi," kata Jazuli. 
Selain itu, lanjut Jazuli, juga ada Lomba Penulisan bertema Kebangsaan yang sudah memasuki tahun kedua dan akan diumumkan pemenangnya pada puncak acara Milad PKS 19 pada Minggu 30 April besok. Lomba ini sebagai upaya Fraksi PKS untuk mengokohkan nasionalisme Indonesia.  
Selanjutnya, tak kalah penting perhelatan "Lomba Baca Kitab Kuning" yang juga memasuki tahun kedua sebagai upaya melestarikan khasanah keilmuwan agama Islam yang rahmatan lil alamiin. Hari ini sekaligus kami akan secara resmi melaunching Lomba Baca Kitab Kuning. 
Fraksi PKS pada momen istimewa kali ini juga akan merilis “Aspirasi TV” (TV-nya Fraksi PKS) pada hari terakhir Rapat Akbar ini (Sabtu, 29/4). Melalui Aspirasi TV ini, ungkap Jazuli, aktivitas Fraksi PKS dalam memperjuangkan kepentingan rakyat mudah-mudahan bisa diketahui publik secara lebih luas.  
"Itu semua diantara ikhtiar Fraksi PKS agar semakin kuat dalam berkhidmat, melayani dan membela kepentingan rakyat. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati kami mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia," pungkas Jazuli.

**
Rapat Akbar Pimpinan Fraksi PKS se-Indonesia ini dibuka oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Dr. Habib Salim Segaf Al-Jufrie bersama Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Jazuli Juwaini, MA, dan Ketua Fraksi PKS MPR RI, Ir. H. Tifatul Sembiring. Sekaligus diselenggarakan “Launching Lomba Baca Kitab Kuning” periode kedua. Selama tiga hari ke depan acara akan diisi dengan beragam acara mulai dari pidato politik Presiden PKS, pembekalan, hingga workshop bagi Pimpinan dan Anggota Fraksi PKS se-Indonesia.

Fraksi PKS Tolak Hak Angket Terhadap KPK


Jakarta (28/4) - Fraksi PKS DPR RI menegaskan menolak inisiatif Hak Angket terhadap KPK yang diajukan sejumlah anggota DPR, khususnya di Komisi III. 

Menurut Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, penolakan tersebut diambil setelah mengkaji secara mendalam implikasi hak angket terhadap upaya penegakan hukum oleh KPK. Agar tidak ada kesan mengganggu dan menghambat KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Sesuai kajian Fraksi dan arahan DPP, Fraksi PKS memutuskan tidak ikut menandatangani hak angket agar tidak terkesan mengganggu KPK dalam menegakkan hukum (pemberantasan korupsi)," lanjutnya.

Menurut Jazuli Juwaini adalah hak anggota atau fraksi lain di DPR yang mengusulkan hak angket sebagai upaya untuk mendalami dan mungkin mengoreksi berbagai kejanggalan proses internal KPK, seperti bocornya sprindik, BAP, surat cekal; etika penyebutan nama-nama orang yang (baru) diduga terlibat; serta terkait proses-proses tugas dinas dan penganggaran di internal KPK.

Namun demikian, Fraksi PKS menilai hal tersebut cukup diselesaikan melalui mekanisme Rapat Kerja antara Mitra DPR (Komisi III) dengan KPK.

"Tentu KPK juga harus terbuka dan memperbaiki diri jika masukan dan koreksi tersebut benar dan konstruktif semata-mata demi menjaga marwah KPK sendiri agar pemberantasan korupsi semakin efektif, menutup celah kelemahan, dan abuse of power," pungkas Jazuli.

27 April 2017

MSI: Persatuan Umat Islam Perlu Dijaga


Jakarta (26/4) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, menghadiri Rapat Pleno Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-17, di Kantor Pusat MUI pada Rabu (26/4/2017). Politisi yang akrab disapa MSI ini diundang dalam rapat pleno yang mengambil tajuk "Memperkuat Marwah Politik Islam".
Sohibul Iman menjelaskan, bahwa potensi persatuan Umat Islam di Indonesia biasanya disatukan oleh hal-hal yang bersifat eksidensial saja. Sehingga, setelah itu umat kembali sibuk dengan bidangnya masing-masing.
"Kita dapat mengambil pelajaran di Pilkada DKI Jakarta, kemenangan Anies-Sandi dirasa sebagai kemenangan Umat Islam, hal ini karena umat merasa terhina atas pernyataan petahana. Umat dapat bersatu jika berada dikondisi terhina. Tapi pada saat-saat tertentu umat sulit bersatu," ungkap Sohibul Iman.
Sohibul Iman menerangkan, persatuan umat ini seharusnya tetap terus terjaga untuk membangun bangsa. Sehingga, Ia berharap kedepannya umat memiliki isu bersama yang akan terus dikawal.
"Umat harus mulai bersatu dan aktif dalam sektor-sektor produktif, seperti misalnya koperasi 212. Karena dalam Al Qur'an, kita telah dituntut untuk bersatu. Bersatunya umat dalam sektor produktif akan menguatkan kita pada sektor lainnya," lanjutnya.
Sohibul Iman menilai, diskusi antartokoh, Ormas dan Parpol perlu dilakukan untuk mempersatukan umat kedepan. Ia juga menegaskan, bahwa Partai Keadilan Sejahtera tidak tertutup dengan adanya dialog tukar pikiran seperti ini.
"Dialog seperti ini sangat penting dilakukan Umat. Kami juga beberapa kali mengundang ormas Islam untuk berdiskusi, untuk mendapatkan solusi ke depan bagi umat," tutupnya.

Gugatan Lawan Ditolak MK, Yuliyanto – Muh Haris Pimpin Salatiga


SALATIGA -- Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pilkada Salatiga Jawa Tengah yang diajukan pasangan Rudi-Dance. Putusan MK ini digelar dalam sidang di MK, Rabu (26/4).
Majelis hakim yang menolak permohonan yang diajukan oleh pasangan Rudi-Dance memastikan pasangan Yuliyanto – Muh Haris menjadi pemenang Pilkada Kota Salatiga 2017.
Ketetapan ini berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 30/PHP.KOT.XV/2017 tanggal 26 April 2017 yang selesai dibacakan pada pukul 15.24 WIB.
Dengan demikian, dapat diartikan pasangan Yuliyanto – Muh Haris yang diusung PKS, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP dan Partai Nasdem bisa ditetapkan menjadi Walikota dan Wakil Walikota Salatiga tahun 2017-2022.
Ketua DPD PKS Kota Salatiga Latif Nahari ST mengucapkan selamat kepada pasangan Yuliyanto – Muh. Haris atas kemenangan ini. “Semoga bisa membawa Kota Salatiga menjadi lebih baik, lebih maju, dan menjadi kota yang nyaman bagi masyarakat Salatiga,” tutur Latif.

20 April 2017

Presiden PKS: Sambut Kemenangan Tanpa Berlebihan


Jakarta (19/4) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman, mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI putaran ke dua.
Sohibul Iman menerangkan bahwa kemenangan yang diperoleh oleh Anies-Sandi tidak terlepas dari pertolongan dari Allah SWT. Menurutnya, pertarungan dalam Pilkada melawan petahana pada Pilkada DKI bukanlah pertarungan yang mudah.
"Ketika tanggal 23 Desember, setelah selesai melaunching pasangan Anies-Sandi sebagai calon gubernur DKI. Jujur, saya memiliki beban pikiran bagaimana petahana yang posisinya sangat kuat saat itu, bisa kita susul. Kalo dihitung effort, ikhtiar butuh pengorbanan yang sangat luar biasa, tapi dalam perjalananya yang diatas memberikan pertolongan kepada kita," jelas Sohibul pada Konfrensi Pers di Kantor DPP Gerindra, Kertanegara, Jakarta Selatan (19/4/2017).
Maka, Sohibul Iman kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bersyukur atas pertolongan yang diberikan oleh Allah SWT. Serta menyambut kegembiraan atas kemenangan ini tidak dengan berlebihan.
"Insyaallah kemengaan ini akan kita raih, dan kita saat ini kita bergembira atasnya. Tapi, jangan sampai kegembiraan kita ini melampaui batas, apalagi sampai mengundang pihak lain sebagai provokasi. Insyaallah kita bahagia dengan kerendahan hatiaan kita," tuturnya.
Sohibul Iman juga mengajak, agar kita tetap merawat kesatuan di Jakarta. Yakni dengan tetap merangkul mereka yang berbeda pandangan. Karena, menurutnya Jakarta tidak bisa dibangun hanya segelintir orang saja. "Mari kita rangkul teman-teman kita yang tidak memilih Anies Sandi untuk bersama membangun Jakarta, yang maju kotanya bahagia warganya," tutupnya.