2 April 2016

Prabowo: Semoga PKS Selalu Diridhai Allah SWT


Jakarta (1/4) -- Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto memberikan ucapan selamat hari lahir (milad) ke-18 kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Selamat (kepada PKS) semoga dalam perjuangan PKS selalu berhasil, selalu tambah selamat, selalu diridhai Allah SWT,” kata Prabowo ketika melakukan silaturahim antarparpol Koalisi Merah Putih (KMP), di Gedung DPP PKS, Jakarta, Kamis (31/3/2016) malam .
Prabowo berharap PKS tidak pernah surut melangkah dalam perjuangan. Selain itu, Ia menaruh harapan terkait hubungan antara Gerindra dengan PKS.“Semoga hubungan antara PKS dan Gerindra terus kuat seperti sekarang,” ungkap Prabowo.
PKS akan genap berusia 18 tahun pada 20 April 2016. Ketua Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) DPP PKS, Dedi Supriadi mengatakan PKS konsisten mengusung tema "Berkhidmat untuk Rakyat" sebagai tema milad.
Dedi menerangkan, PKS akan mengadakan rangkaian kegiatan memeriahkan Milad 18 PKS mulai dari 17-24 April 2014. PKS akan meluncurkan layanan Pusat Khidmat di DPW dan DPD seluruh Indonesia, launching 5 juta kader aktif PKS, Sekolah Kepemimpinan Partai, Pasar Rakyat serta Dialog dan Simposium Pekerja Petani. "Babak final lomba baca kitab kuning juga akan menjadi salah satu agenda," ungkap dia menambahkan, Jumat (1/4/2016).
Acara puncak Tasyakuran Milad 18 PKS, papar Dedi, akan diisi dengan Kithob Qiyadi (arahan pimpinan) oleh Ketua Majelis Syuro DPP PKS Habib Salim Segaf Aljufri dan Pidato Politik oleh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. Juga akan digelar leadership talk oleh tokoh-tokoh nasional dan terakhir ada PKS awards. “Acara sederhana, meskipun begitu kita ingin menjadikan kegiatan ini punya gema dan manfaat untuk rakyat,” ungkapnya.
Keterangan Foto: Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto

Rendahnya Pendidikan Tenaga Kerja Hambat Indonesia Hadapi MEA


Solo – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Tengah, M Rodhi menyatakan, rendahnya mutu pendidikan tenaga kerja Indonesia menjadi salah satu hambatan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
“Karena itu salah satu langkahnya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),” jelas Rodhi, saat memberi kuliah umum di Program Pascasarjana Universitas Islam Batik (Uniba), Sabtu (26/3).
Hambatan lainnya, menurut Rodhi, antara lain ketersediaan dan kualitas infrastruktur masih kurang. Sehingga mempengaruhi kelancaran arus barang dan jasa. Sektor industri yang rapuh karena ketergantungan impor bahan baku dan setengah jadi, keterbatasan pasokan energi, dan lemahnya Indonesia menghadapi serbuan impor bahkan sekarang produk impor Tiongkok sudah membanjiri Indonesia.
Pemerintah, lanjutnya, telah membuat cetak biru dalam menghadapi MEA tersebut.
Sementara itu, kata Rodhi, terdapat 12 sektor prioritas yang akan diintegrasikan oleh pemerintah, yaitu tujuh sektor barang, yakni industri agro, otomotif, elektronik, perikanan, industri berbasis karet, industri berbasis kayu, dan tekstil, serta lima sektor jasa, yaitu transportasi udara, kesehatan, pariwisata, logistik, dan teknologi informasi.
Adapun langkah lain yang dilakukan untuk menghadapi MEA, menurut Rodhi yaitu penguatan daya saing ekonomi, program aku cinta Indonesia (ACI), penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perbaikan infrastruktur dan reformasi kelembagaan dan pemerintahan.
Pada kesempatan itu, ketua panitia kuliah umum, Agung Hardiyanto menjelaskan, tujuan acara ini yaitu memberikan gambaran atau pandangan mahasiswa khususnya mahasiswa Program Pascasarjana mengenai pasar bebas dan MEA, serta memberikan pembekalan mahasiswa mengenai suatu pengetahuan atau informasi dengan menghadirkan narasumber yang relevan.
Dhefi/Tya

Sumber: jateng.pks.id

1 April 2016

UN di Boyolali Siap Diikuti 9.899 Siswa SMA/SMK


BOYOLALI — Sebanyak 9.989 siswa SMA/SMK di Boyolali siap mengikuti ujian nasional (UN), Senin (4/4). Mereka berasal dari 32 SMA, 11 MA, dan 39 SMK yang ada di Boyolali. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali mengimbau sekolah dan siswa untuk mengikuti UN dengan sejujur-jujurnya. Meskipun UN tidak berpengaruh terhadap kelulusan, namun siswa diminta tetap fokus belajar karena nilai UN justru akan berpengaruh pada studi lanjutan.
“Jadi jangan enak-enakan meski tidak mempengaruhi kelulusan,” kata Kabid SMA/SMK Disdikpora Boyolali, Suyanta, Rabu (30/3). Namun di satu sisi, dia juga meminta kepada siswa untuk tidak percaya pada oknum tidak bertanggung jawab yang mulai menawarkan bocoran kunci jawaban menjelang UN.  Seperti disampaikan Ketua Komite SMAN 3 Boyolali, Subagyo.
“Informasi yang saya terima, sudah banyak yang menawarkan bocoran soal dan kunci jawaban UN tahun ini. Bocoran soal itu diperjualbelikan hingga Rp300.000 untuk jawaban semua mata pelajaran UN,” kata Subagyo, yang juga anggota DPRD Boyolali. Dia meminta seluruh pemangku kepentingan mulai dinas hingga orang tua siswa tidak tergiur untuk membeli bocoran soal dan kunci jawaban karena belum tentu isi dari soal dan kunci jawaban itu bisa dipertanggungjawabkan.
“Yang begini justru membuat resah siswa dan mengganggu konsentrasi belajar siswa.”
Pada bagian lain Suyanta mengimbau sekolah penyelenggara UN berbasis komputer (UNBK) mulai mengantisipasi potensi gangguan yang bisa saja terjadi saat berlangsungnya UN. Seperti diketahui, di Boyolali ada enam SMA dan sebelas SMK yang akan menyelenggarakan UNBK tahun ini.
“Untuk masalah listrik, sebisa mungkin sekolah menyediakan genzet meskipun kami sudah mengirimkan surat kepada PLN agar jaringan listrik ke sekolah-sekolah penyelenggara UNBK tidak ada jadwal pemadaman bergilir.”
Sekolah juga diimbau bekerja sama dengan aparat kepolisian dan keamanan sekolah terkait pengamanan peralatan informasi teknologi (IT) terutama komputer. Sekolah juga diimbau mengirim surat kepada provider untuk mengamankan jaringan internet sehingga internet bisa lancar saat penyelenggaraan UNBK.
Sementara itu, Disdikpora akan mengambil naskah ujian pada Jumat (1/4/2016) untuk sekolah-sekolah yang belum menyelenggarakan UNBK.
“Baik UNBK maupun non UNBK sama. Hasil UN tidak mempengaruhi kelulusan. Namun yang menarik, tingkat integritas siswa yang lulus dari sekolah penyelenggara UNBK akan lebih tinggi. Hal ini menyangkut kejujuran karena dalam UNBK siswa tidak berkesempatan saling menyontek.”

Sumber: solopos.com

[Tips] 3 Hal Agar Anak Goodmood atau Tidak Mudah Rewel


PKS Boyolali Online - Bagi yang sudah punya anak pasti mengakui betapa benar firman Allah bahwa anak adalah ujianNya. Bila berhasil melampaui ujian tersebut maka keberadaan mereka menjadi pembuka pintu surga dan keridhoanNya. Tapi bila tidak, maka bisa jadi malah menjadi bala' dan penyiksa bagi kedua orang tuanya di dunia dan akhirat. Naudzubillah.

Berikut adalah tambahan ilmu agar anak-anak semakin bisa menjadi penyejuk hati dan mata, yaitu apa saja yg menjadikan anak tidak mudah rewel dan selalu goodmood:
  1. Saat bangun tidur pastikan bahwa pelukan dan ciuman kita adalah hal pertama dirasakannya, senyum kita adalah yg pertama dilihatnya, sapaan penuh doa dan sayang adalah yg pertama didengarnya. Karena suasana hati saat memulai hari sangat mempengaruhi moody sepanjang hari. Jadi hindari suara perintah apalagi ancaman.
  2. Jadilah pendengar yg baik. Berapapun umur anak kita, kebutuhan yg satu ini sangat penting dalam membentuk karakternya. Dan inilah kekurangan terbesar orang tua masa kini yang jadi sebab anak menjadi rewel. Entah karena sibuk beneran ato sibuk di dunia maya.
  3. Pastikan dia tersenyum bahagia saat mulai terlelap. Suasana hati saat berangkat tidur sangat mempengaruhi memori di bawah alam sadarnya dan ini akan terekam abadi dalam ingatannya. 
Semoga Allah SWT memberi keberkahan dan kemudahan bagi seluruh orang tua di dunia dalam mendidik anak yang dipikulkan padanya. Aamiin.

Mencintai secara Jantan


PKS Boyolali Online - Perasaan tertarik pada lawan jenis bukanlah sebuah aib. Itu adalah fitrah yang Allah berikan pada hambaNya. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita mengelola perasaan itu tetap di jalanNya, bukan menyelisihi. Jika saat ini ada ketertarikan pada seorang gadis sementara belum ada keberanian meminangnya, tahan dirilah dengan memperbanyak puasa dan agenda positif.

Kalau saja tiba-tiba gadis yang menghuni tempat khusus di hati tersiar kabar akan menikah, bukan dengan kita, di sinilah jiwa ksatria kita diuji. Dukunglah mereka yang lebih siap untuk menikah dengan dukungan maksimal. Kalau memang belum ada keberanian menyuntingnya, relakan dia. Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.

Air paling jernih adalah yang paling dekat dengan mata air. Maka marilah kita belajar pada orang yang paling dekat dengan mata air kebenaran: Abu Dzar dan Salman Al Farizi. Semula Abu Dzar adalah perantara Salman Al Farizi untuk meminang gadis Anshor. Maklum beliau adalah orang baru di lingkungan Madinah sehingga kurang paham seluk beluk dan kebiasaan masyarakatnya. Datanglah Abu Dzar dan Salman ke rumah orangtua si gadis. Setelah salam dan berbicara ringan, sang perantara pun menyampaikan maksud kedatangan.

Mendengar penuturan Abu Dzar tentang Salman yang berniat meminang anaknya, kedua orangtua gadis itu pun meminta pendapat sang anak. Dari balik hijab, suara lembut itu terdengar, "Jika yang melamar adalah Salman, maaf, saya menolak. Tapi jika Abu Dzar yang meminta saya menjadi istrinya, saya menerima."

Bayangkan. Siapa yang tidak kaget mendengar jawaban gadis Anshor ini. Bayangkan apa yang dirasakan Salman mendengar jawaban telak ini. Apakah saat itu Salman marah? Tidak. Apakah kekecewaannya membuncah? Bukan kelas Salman untuk berlaku serendah itu. Jawaban penuh ksatria terucap dari lisan lelaki Persia ini, "Kalau begitu semua perlengkapan yang sudah saya siapkan untuk pernikahan, Saya berikan pada saudaraku Abu Dzar" Sungguh agung jawaban lelaki yang jantan mengelola cintanya.

Oleh: Andi Ardianto (Reli Boyolali)