26 Januari 2018

Kader Perempuan PKS Berstrategi Memenangkan Pemilu 2019



Jakarta (25/01) -- Para Tokoh Perempuan Partai Keadilan Sejahtera melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (24/01/18). Acara yang digagas oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS ini mendiskusikan strategi pemenangan suara perempuan pemilih pada pemilu tahun 2019.

"BPKK menargetkan semua Calon Anggota Dewan (CAD) perempuan PKS berhasil menjadi anggota dewan, karena itu perlu diatur strategi bagaimana kami para kader perempuan PKS, bisa memenangkan kompetisi tersebut," terang Wirianingsih, Ketua BPKK DPP PKS.
Lebih lanjut Wiwik, sapaan akrab Ibu 10 anak penghapal Quran ini, memaparkan pentingnya sinergi di antara kader perempuan PKS di tiap wilayah dan jenjang.

"Saya meyakini perempuan PKS sebagai kader partai dakwah banyak yang memiliki potensi dan mereka sudah melakukan kegiatan yang bermanfaat di lingkungan masing-masing. Dengan pertemuan ini diharapkan mereka bisa saling berbagi informasi dan berbagi manfaat (mutual symbiosis)," papar Wiwik.
Selain membangun sinergi di antara kader perempuan PKS, pertemuan juga membahas isu terkini yaitu tentang perubahan KUHP terkait perluasan pasal perzinahan yang sedang hangat dibincangkan. Para tokoh perempuan PKS memandang penting untuk melindungi keluarga khususnya anak-anak dari perilaku seksual menyimpang, seperti pedofilia, penyuka sesama jenis dan pelecehan seksual, agar anak-anak tetap terjaga fitrahnya.

"BPKK PKS memiliki perhatian besar terhadap perkembangan perubahan KUHP dan berharap muatannya melindungi keselamatan keluarga Indonesia kini dan di masa yang akan datang agar hak anak terpenuhi untuk tidak terdampak akibat perilaku cabul yang bebas nilai," tutup Wiwik. (*)

20 Januari 2018

Siap Menangkan Dirman-Ida, PKS Kumpulkan Struktur se-Jateng

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah akanmenggelar  konsolidasi seluruh pengurus dan kader se-Jawa Tengah untuk mempersiapkan pemenangan Dirman-Ida di pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018-2023. Hal ini disampaikan oleh sekretaris umum Dewan Pengurus Wilayah PKS Jawa Tengah Ikhsan Musthofa.
" PKS telah menghantarkan Pak Dirman dan Bu Ida pada pendaftaran Pilgub Jateng.Berupaya memperjuangkan sekuat potensi yang dimiliki, kami akan mengonsolidasikan seluruh pengurus dan kader se-Jawa Tengah untuk memenangkan Dirman-Ida." ujar aleg DPRD Jawa Tengah itu.
Pengurus dan kader yang akan diundang dalam konsolidasi pemenangan tersebut berasal dari pengurus DPW dan DPD se-Jawa Tengah. " Struktur dan kader yang akan mengikuti konsolidasi pemenangan ini dari seluruh elemen pengurus DPW Jateng dan 35 DPD kabupaten maupun kota. Kamipun berharap paslon akan hadir agar dapat memberikan semangat bagi seluruh kader." imbuhnya.
Ikhsan menyebut bahwa kader sudah bergerak di tataran bawah. " Secara kultural kader di bawah sudah bergerak. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kemenangan." tambahnya lagi.
Ia pun menyampaikan bahwa Dirman-Ida adalah pasangan calon yang akan memberikan perubahan untuk Jawa Tengah. " Program penguatan ekonomi, pemberdayaan wong cilik dan perempuan melalui ketahanan keluarga yang diusung oleh SS-Ida kami yakini akan memberikan perubahan yang signifikan untuk Jawa Tengah yang lebih baik." pungkasnya.
Konsolidasi ini akan dilaksanakan akhir pekan ini pada hari Sabtu (20/1) hingga hari Minggu (21/1) berbarengan dengan Rakorwil DPW PkS Jawa Tengah.
Sudirman Said dan Ida Fauziah didaftarkan oleh PKS, PKB, Gerindra, dan PAN pada Rabu lalu (10/1). Setelah deklarasi di Tugu Air Mancur Jalan Pahlawan,Dirman-Ida bersama arak arakan partai pendukung dan elemen wong cilik jalan kaki menuju KPUD jateng untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

15 Januari 2018

Majelis Syuro PKS Putuskan 9 Nama Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden



Jakarta (15/1) -- Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai forum tertinggi di partai telah menyelesaikan Musyawarah Majelis Syuro VI PKS yang digelar selama dua hari, Sabtu-Ahad (13-14/1/2018).
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menerangkan, Musyawarah Majelis Syuro VI PKS membahas tentang bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sohibul Iman menerangkan, PKS memajukan nama-nama kader hasil penjaringan internal guna ditawarkan kepada masyarakat dalam suksesi kepemimpinan nasional pada 2019.
Sebagai partai kader, ungkap Sohibul, PKS telah melakukan proses kaderisasi kepemimpinan dalam berbagai jenjang. Sohibul menerangkan, saat ini PKS memiliki stok kepemimpinan yang cukup banyak untuk menjadi bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019.
"Maka Musyawarah Majelis Syuro VI PKS menetapkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden hasil penjaringan internal," ungkap Sohibul di kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Ia menerangkan, sembilan nama Bakal Calon Presiden dan atau Bakal Calon Wakil Presiden hasil penjaringan internal sebagai berikut:
1. DR. Ahmad Heryawan, Lc. MA
2. DR. M. Hidayat Nur Wahid
3. M. Anis Matta, Lc.
4. Prof. DR. Irwan Prayitno
5. M. Sohibul Iman PhD
6. Habib DR. Salim Segaf Al Jufri
7. Ir. Tifatul Sembiring
8. Drs. Al Muzammil Yusuf MS
9. DR. Mardani Ali Sera

11 Januari 2018

PKS akan All Out Menangkan Sudirman-Ida di Pilgub Jateng


SEMARANG – Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah akan berjuang all out untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziyah di Pemilihan Gubernur yang akan digelar pada27 Juni 2018 mendatang.
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Wilayah Dakwah Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Dewan Pengurus Pusat PKS KH Kamal Fauzi, dalam orasinya Rabu (10/1/2018) di Kota Semarang.
Dia menuturkan bahwa pasangan Sudirman-Ida adalah pasangan terbaik Jateng saat ini yang memiliki visi membangun Jateng lebih baik lagi. “Kita memilih beliau berdua karena mboten korupsi, mboten ngapusi, mbangun Jateng mukti bareng,”katanya.
Lebih lanjut, Kamal menuturkan bahwa Jateng saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas dalam membangun Jateng. Menurutnya, sosok tersebut ada pada diri Sudirman dan Ida.“Kami di PKS akan berjuang untuk memenangkan Pak Dirman dan Bu Ida di Pilgub Jateng,”ujarnya.
Sementara, Sudirman, dalam keterangannya kepada wartawan pada Rabu (10/1/2018) di kantor KPUD Jateng, Jalan Veteran 1A, Kota Semarang mengatakan bahwa dia bersama Ida optimistis untuk meraih 50 persen lebih suara di Jateng.
Menurutnya, perjalanan ke KPUD kali ini penuh dengan ruh perjuangan dan tidak bisa dilawan dengan apapun juga. Kami optimistis dalam waktu lima bulan ke depan, dengan kerja keras, dengan doa dan ikhtiar, dukungan dari jaringan yang kami punya kita bisa melewati,"katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengaku Ganjar dan Gus Yasin merupakan kawan yang sama-sama mengikuti proses seleksi Pilgub Jateng."Kami tidak punya lawan. Pak Ganjar dan Gus Yasin bukan lawan, kami mitra berbuat baik, hanya, prosesnya lewat kompetisi dan ini tentu saja incumbent pasti lebih tinggi,”ujarnya lagi.
Dia menuturkan bahwa dirinya dan Ganjar akan menjadi penentu kondisi politik di Pilgub Jateng kali ini. Semua pernyataan dan langkah kedua paslon akan menentukan kualitas pemilihan umum di Jawa Tengah.”Mari kita berkompetisi dengan sehat, kita sama-sama hindari tindakan yang membuat masyarakat itu menjadi dampak yang kurang baik," katanya.
Sementara, calon wakil gubernur Ida Fauziyah berjanji jika dirinya terpilih menjadi wakil gubernur, akan memperjuangkan persoalan sosial yang hingga saat ini masih terjadi di Jateng. “Persoalan kemiskinan, persoalan ketahanan rumah tangga, pernikahan dini dan persoalan sosial lain akan menjadi visi kami bersama pak Dirman,”ungkapnya.
Sudirman-Ida sudah memenuhi syarat pencalonan karena kursi di DPRD Jateng yang dimiliki partai koalisi sudah lebih dari 20 kursi. Tercatat, PKB memiliki 13 kursi, Partai Gerindra 11 kursi, PKS 10 kursi dan PAN 8 kursi. Adapun partai pendukung Sudirman-Ida adalah PPP versi Djan Faridz dan PBB.
Dengan pendaftaran Sudirman-Ida, kontestasi Pilgub Jateng Periode 2018-2023 dipastikan hanya diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Sudirman-Ida Optimistis Menangi Pilgub Jateng


SEMARANG - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said-Ida Fauziyah optimistis bisa memenangi Pemilihan Gubernur yang akan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang.
Sudirman, dalam keterangannya kepada wartawan pada Rabu (10/1/2018) di kantor KPUD Jateng, Jalan Veteran 1A, Kota Semarang mengatakan bahwa dia bersama Ida optimistis untuk meraih 50 persen lebih suara di Jateng.
Menurutnya, perjalanan ke KPUD kali ini penuh dengan ruh perjuangan dan tidak bisa dilawan dengan apapun juga. "Kami optimistis dalam waktu lima bulan ke depan, dengan kerja keras, dengan doa dan ikhtiar, dukungan dari jaringan yang kami punya kita bisa melewati,"katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengaku Ganjar dan Gus Yasin merupakan kawan yang sama-sama mengikuti proses seleksi Pilgub Jateng.
"Kami tidak punya lawan. Pak Ganjar dan Gus Yasin bukan lawan, kami mitra berbuat baik, hanya, prosesnya lewat kompetisi dan ini tentu saja incumbent pasti lebih tinggi,”ujarnya lagi.
Dia menuturkan bahwa dirinya dan Ganjar akan menjadi penentu kondisi politik di Pilgub Jateng kali ini. Semua pernyataan dan langkah kedua paslon akan menentukan kualitas pemilihan umum di Jawa Tengah.
”Mari kita berkompetisi dengan sehat, kita sama-sama hindari tindakan yang membuat masyarakat itu menjadi dampak yang kurang baik," katanya.
Sementara, calon wakil gubernur Ida Fauziyah berjanji jika dirinya terpilih menjadi wakil gubernur, akan memperjuangkan persoalan sosial yang hingga saat ini masih terjadi di Jateng. “Persoalan kemiskinan, persoalan ketahanan rumah tangga, pernikahan dini dan persoalan sosial lain akan menjadi visi kami bersama pak Dirman,”ungkapnya.
Sebagai informasi, Sudirman-Ida mendaftar sebagai pasangan bakal calon gubernur serta calon wakil gubernur ke kantor KPU Jateng di Semarang, Rabu, pukul 17.25 WIB, dengan didampingi ketua partai politik pengusung di tingkat provinsi bersama puluhan pengurus parpol dan simpatisan.
Berkas persyaratan pencalonan Sudirman-Ida kemudian diverifikasi oleh petugas KPU Jateng dan Bawaslu Jateng sebelum dinyatakan memenuhi persyaratan.Setelah diverifikasi selama beberapa saat, berkas persyaratan pasangan cagub yang diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa ini dinyatakan lengkap oleh KPU Jateng.
Sebelumnya, pasangan Sudirman-Ida beserta para pendukungnya melakukan shalat ashar di Masjid Raya Baiturrahman kemudian berjalan kaki menuju kantor KPU Jateng yang berjarak kurang lebih satu kilometer.
Saat tiba di kawasan Tugu Air Mancur, Jalan Pahlawan Semarang, pasangan Sudirman-Ida sempat melakukan orasi politik dihadapan para pendukungnya.
Sementara, Ketua KPU Jateng Joko Purnomo menyatakan berkas pasangan Sudirman-Ida sudah memenuhi syarat pencalonan karena kursi di DPRD Jateng yang dimiliki partai koalisi sudah lebih dari 20 kursi. Tercatat, PKB memiliki 13 kursi, Partai Gerindra 11 kursi, PKS 10 kursi dan PAN 8 kursi. Adapun partai pendukung Sudirman-Ida adalah PPP versi Djan Faridz dan PBB.
Dengan pendaftaran Sudirman-Ida, kontestasi Pilgub Jateng Periode 2018-2023 dipastikan hanya diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah.