9 Januari 2014

Menikmati Sejuknya Suasana Desa Wisata Selo


Boyolali - Jika Anda sedang berkunjung ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tepatnya di persimpangan jalur solo menuju Borobudur, jangan lupa untuk singgah sejenak di desa wisata Selo.
Desa wisata Selo sendiri terletak di kecamatan Selo, Boyolali. Desa wisata ini menawarkan keunikan tersendiri baik dari segi pemandangan dan keindahan alamnya dan juga ekosistem yang ada disana.
Selain itu, tradisi masyarakatnya yang masih dilestarikan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi desa Selo. Desa ini sendiri terletak di 1600 hingga 1800 dari permukaan laut. Makanya tak heran jika suasana disini sangatlah dingin.
Jika menengok kesebelah selatan, Anda bisa melihat kokohnya gunung Merapi. Sedangkan disebelah utara berdiri kokoh gunung Merbabu dengan panorama pedesaan yang khas.
Disini Anda bisa melakukan berbagai kegiatan seperti mendaki gunung dan juga outbound. Selain itu Anda juga bisa menonton beberapa kesenian tradisional seperti Jantilan, topeng ireng, reog dan juga kethoprak.
Di desa ini juga terdapat sebuah mata air yang wajib Anda kunjungi. Airnya begitu jernih memancar dan digunakan oleh warga untuk kegiatan sehari-hari. Setelah puas bermain di mata air, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Goa Lowo dan Goa Song.
Puas berjalan-jalan, Anda akan dimanjakan dengan berbagai menu masakan tradisional yang banyak tersedia di desa wisata ini seperti pecel dan minuman tradisional dengan rasa dan aroma yang khas.

Pemilu 2014, PKS Optimistis Raih Suara Lebih Banyak


Semarang - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimistis mendapatkan hasil lebih baik pada pemilu April nanti dibandingkan pemilu lima tahun yang lalu. Rasa optimisme ini disampaikan langsung oleh Presiden PKS Muhammad Anis Matta, saat berkunjung ke Semarang, Selasa (8/1/2014).
Dikatakan Anis, meski hasil survey belakangan ini suara PKS mengalami penurunan, namun ia yakin berkat dukungan seluruh kader yang terus menjaga soliditas, partainya akan mencapai target yang sudah dicanangkan
“Insyaallah lebih bagus dari 2009. Faktor yang mempengaruhi adalah soliditas kader dan para caleg yang terus bergerak,” kata Anis kepada wartawan.
Meski demikian, Anis mengakui bahwa hasil survey yang muncul dari berbagai lembaga survey tidak perlu menjadi hambatan para kader untuk terus bergerak mensosialisasikan PKS ke masyarakat
“Kita tidak menolak survey, biarkan survey seperti itu, namun kader yang terus bergerak. Dan biasanya hasil Pemilu kita lebih baik dari hasil survey, itu pengalaman kita selama ini,” tandas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.
Seperti diketahui, PKS menargetkan suara 12 persen pada Pemilu 2014 mendatang, target itu jauh melampau hasil yang dicapai pada tahun 2009 lalu. Pada lima tahun lalu, PKS mendapatkan suara 8 persen dan bertengger di urutan empat.

Sumber: pksjateng.or.id

8 Januari 2014

Hubungan PKS dengan Pondok Pesantren Makin Mesra


Semarang - Kunjungan yang sering dilakukan oleh Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Anis Matta ke berbagai pondok pesantren tradisional di berbagai daerah, seperti Pesantren Lirboyo, Makam SUnan Kalijaga dan beberapa tempat lainnya dinilai banyak kalangan sebagai upaya PKS untuk menggaet suara kaum nahdhliyin. Namun anggapan tersebut dibantah oleh Presiden PKS, Anis Matta.

Menurut Anis, salah satu tujuan dari silaturahmi dirinya ke berbagai tokoh agama dan pondok pesantren di Jawa Timur dan jawa Tengah itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi dengan sesama ummat Islam. Ia juga menyebut bahwa kunjungan yang dilakukannya untuk melakukan klarifikasi tentang kesalahpahaman terhadap PKS selama ini.

“Saya hanya ingin klarifikasi secara faktual anggapan yang selama ini muncul seperti PKS anti ziarah kubur, anti maulid, dan lain sebagainya. Alhamdulillah hasilnya positif, para tokoh tersebut menyambut kami dengan baik,” terang Anis Matta kepada wartawan, di Semarang, (8/1/2014).

Lebih lanjut mantan Wakil Ketua DPR RI ini mengungkapkan bahwa tujuan yang terpenting dari seringnya silaturahmi dengan para tokoh dan ulama tersebut adalah untuk membicarakan masalah keummatan dan keindonesiaan. “Dan Alhamdulillah hubungan kami dengan para tokoh tersebut terjalin dengan mesra,” tandasnya.

Seperti diketahui, selama kurun waktu April sampai dengan Desember tahun lalu, Anis Matta sering melakukan kunjungan keummatan ke berbagai tokoh dan ulama. Selain mengunjungi pesantren Lirboyo, Anis juga mengunjungi beberapa pondok pesantren dan tempat religius di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya adalah Pesantren di Sayung Demak, Salatiga, dan juga ziarah kubur di Demak beberapa waktu lalu.

Anis juga giat berkunjung ke berbagai kampus di Indonesia, antara lain Undip, UI, dan berbagai Universitas lainnya.“Kita ingin menyampaikan bahwa Indonesia telah memasuki gerbang sejarah baru, yakni gelombang ketiga,” pungkasnya. 
 
Sumber: pksjateng.or.id

Akademisi UI : PKS Berbeda Dibandingkan Partai Lain


JAKARTA (7/1) - Doktor Universitas Indonesia, Reni Suwarso, memuji Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang punya positioningberbeda dibandingkan partai lainnya. Hal ini ia ungkapkan dalam diskusi kebijakan publik dan bedah ptaform yang diselenggarakan oleh Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP UI hari ini, Selasa (7/1).
“Kehadiran PKS di perpolitikan Indonesia ini bagus karena memberikan alternatif yang berbeda dalam spektrum partai politik di Indonesia,” ungkap Reni yang membandingkan PKS dengan parpol lainnya. Reni menyebut beberapa partai besar di Indoensia umumnya punya spektrum dan positioning hampir serupa.
Diskusi yang dihadiri puluhan peneliti dan sivitas akademika UI ini mengundang Presiden PKS Anis Matta dan para petinggi PKS untuk membedah platform partai. Dalam diskusi yang berlangsung di Auditorium Terapung UI ini, para akademisi memberikan saran dan masukan kepada PKS.
“Kami disini bukan untuk pemilu 2014, tapi kami disini untuk menyiapkan satu generasi, Kami memikirkan bagaimana kepemimpinan Indonesia ini dibawa hingga 2045,” ungkap Presiden CEPP, Chusnul Mar’iyah.
Sementar itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS Untung Wahono menyambut baik saran dan masukan dari para akademisi UI. “Kami berterima kasih dengan undangan ini juga saran dan masukan dari para akademisi UI. Tentunya akan menjadi bahan evaluasi bagi PKS ke depannya,” ungkap pria yang pernah menjadi anggota dewan ini.

Sumber: pks.or.id

7 Januari 2014

Tri Wahyuni, Caleg Muda PKS "Wakile Cah Enom"





Adalah Tri Wahyuni, yang awal bulan September 2013 kemarin membuat terkejut masyarakat di Kecamatan Boyolali, Ampel, Teras dan Mojosongo karena pemasangan bannernya yang hampir merata di keempat kecamatan tersebut. Mbak Tri, sapaan khasnya, bahkan juga membuat terkejut lawan-lawan politiknya. Mbak Tri yang sebelumnya tidak diperhitungkan, tiba-tiba muncul dengan atribut yang terpasang merata di daerah pemilihannya sehingga membuat masyarakat bertanya-tanya siapa dia?
Mau Tau Siapa sih Mba Tri? Mbak Tri atau Tri Wahyuni merupakan Calon Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Boyolali dari PKS. Oleh PKS, Mbak Tri ditempatkan di daerah pemilihan I Boyolali yang meliputi Kecamatan Boyolali, Ampel, Teras dan Mojosongo dengan nomor urut 3. Dengan usia yang baru menginjak 27 tahun, Mbak Tri terbilang caleg yang masih muda, sehingga cocok untuk mewakili segmen pemuda.
Masa kecilnya dihabiskan untuk belajar di SD Negeri 8 Boyolali (1992-1998) dan SMP Negeri 2 Boyolali (1998-2001), Setelah Lulus SMA Negeri 1 Boyolali (2001-2004) kemudian melanjutkan studinya di Univesitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) Fakultas MIPA Jurusan Kimia (2004-2009)
Sekarang selain mengajar di SMP IT Al Hikmah Karanggede, Mbak Tri juga menjadi Tentor di Bimbel Ganesha Operation (GO) Boyolali. Selain itu, beliau juga aktif membina kelompok pemuda melalui TWM (Tunas Wirausaha Muda) yang fokus membina dan mengembangkan potensi wira usaha pemuda.
Dengan usia yang masih muda, semangat yang menyala-nyala, dan dukungan dari segmen pemuda, Mbak Tri berkeyakinan akan mampu bersaing dengan calon-calon lainnya. Dengan jargon “Wakile Cah Enom” dia optimis akan memenangkan pemilihan legislatif yang tinggal 3 bulan lagi. Tidak lupa, Mbak Tri juga memohon doa restu dan dukungan seluruh warga Boyolali khususnya yang berada di wilayah dapil I Boyolali. Jika kelak terpilih maka dia akan fokus meningkatkan dan mengembangkan potensi segmen muda baik di bidang pendidikan, kewirausahaan maupun keperempuanan.
So, Segmen muda… Pilih Mbak Tri wae, wakile cah enom…